Ibadah Haji
Sadeli Rela Jual Rumah Rp 60 Juta Demi Naik Haji
Ia rela menjual rumah miliknya hanya untuk menyetor biaya naik haji. Sadeli menjual rumahnya beberapa tahun lalu.
Penulis: Samir |
Laporan wartawan TribunKaltim.co, Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Berbagai upaya dilakukan umat muslim untuk naik haji. Seperti yang ditempuh Sadeli, salah seorang jamaah calon haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 8.
Ia rela menjual rumah miliknya hanya untuk menyetor biaya naik haji. Sadeli menjual rumahnya beberapa tahun lalu.
"Tapi tiga tahun kemudian saya bikin rumah lagi. Meski sederhana yang penting ada penggantinya, karena tidak boleh naik haji kalau belum punya rumah," katanya.
BACA JUGA: Mendaftar Haji di Banjarnegara, Berangkatnya Gabung Kloter PPU
Setelah menjual rumah Rp 60 juta, Sadeli bersama sang istri, Salma, menyetor biaya naik haji di kantor Kementerian Agama.
Sadeli yang berprofesi sebagai tukang ojek ini juga menyisihkan jerih payahnya untuk menunaikan rukun Islam kelima. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sadeli-calon-haji_20150831_115339.jpg)