Mancanegara
Kisah Tragis Aylan Kurdi Mencabik-cabik Batin Warga Dunia
Sejumlah foto yang disajikan di media massa terkemuka di Inggris pun menjadi sajian yang menggedor-gedor perasaan yang menyaksikannya.
Eropa merupakan benua di mana ada sejumlah negara yang dituju Aylan dan keluarganya.
Setelah melakukan perjalanan beratus-ratus kilometer (km) melalui Turki, tiba saatnya, Aylan untuk menyeberangi laut Aegean ke laut Yunani, Kos, yang jaraknya dua mil.
Ribuan jiwa lainnya juga melakukan penyeberangan yang sama, risiko yang sama, perjalanan yang harus dilewati para pengungsi itu.
Hanya memakai baju merah menyala dan celana pendek, tiba saatnya Aylan dan sedikitnya 20 orang lainnya untuk meninggalkan pantai itu, Rabu dengan menggunakan dua buah kapal boat dari Akyarlar.
Akhirnya kapal itu tenggelam karena kelebihan muatan di mana 12 jiwa ikut tenggelam, termasuk lima orang anak-anak.
Aylan dan kakaknya Galip (5), dan ibu kandung mereka, Rihan (35) tidak pernah menapakkan kaki mereka sampai Eropa.
Tubuh mereka ditemukan di pantai Bodrum, mereka tenggelam di laut yang ganas.
Tubuh Aylan diangkat oleh anggota polisi Turki dengan luka di bagian perut bocah tersebut.
Kisah lautan pengungsi itu memang sangat menyayat hati. (Warta Kota)
***
UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page fb TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/manca_aylan-kurdi_20150904_205541.jpg)