Pemkab Kutim Gerakkan Komunitas Intelijen Daerah Monitor
Termasuk masalah kekeringan, kabut asap dan ketersediaan pasokan air di beberapa daerah di Kutim.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Margaret Sarita
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Membahas beragam permasalahan yang kerap timbul di kabupaten Kutai Timur, sekaligus merancang kegiatan antisipasi dari permasalahan tersebut, Pemkab Kutim mengumpulkan jajaran Muspida dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kutim, di ruang Arau, Senin (14/9/2015).
Rapat tersebut sekaligus menindaklanjuti program kerja komunitas Intelijen Daerah Kutim yang memberi masukan terhadap Pemkab Kutim seputar permasalahan yang timbul sesuai tupoksinya masing-masing. (baca juga: Perubahan Hidup Mansyur Dari Pedagang Keliling ke Pasar Malam )
Termasuk masalah kekeringan, kabut asap dan ketersediaan pasokan air di beberapa daerah di Kutim.
"Saya sudah minta, seluruh Camat mengirimkan laporan terkait bencana kekeringan dan asap di daerah masing-masing setiap hari. Termasuk. Kondisi di lahan pertanian," kata Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.
Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) diketuai Bupati Kutai Timur, dengan pelaksana harian, Muspida Kutim dengan Sekretaris Kaban Kesbangpol dan Linmas serta anggota dari jajaran beberapa SKPD. (*)
*** UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan.
Like fan page fb TribunKaltim.co
dan follow twitter @tribunkaltim
