Kamis, 9 April 2026

Pilkada Balikpapan

Ketua Panwaslu Tolak Skenario Mobilisasi Massa

Lagipula selama masyarakat bisa menunjukkan identitas sebagai warga Balikpapan, mereka punya hak menyalurkan hak pilihnya pada Desember mendatang.

Penulis: Januar Alamijaya |
TRIBUN KALTIM / JANUAR ALAMIJAYA
Dua pendukung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan, yang hampir bersamaan mendaftar di KPUD Balikpapan, tertahan di luar halaman KPU. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ketua Panwaslu Balikpapan Jumiko menolak adanya konspirasi mobilsasi massa dari luar daerah untuk masuk dalam daftar pemilih aktif di Balikpapan.

Pasalnya, sejak awal penyusunan DPS itu dilakukan secara berjenjang dengan beberapa tahapan, mulai dari RT hingga Disdukcapil yang kemudian diserahkan ke KPU.

Lagipula selama masyarakat bisa menunjukkan identitas sebagai warga Balikpapan, mereka punya hak menyalurkan hak pilihnya pada Desember mendatang.

Sebelumnya, tim pemenangan pasangan Rizal Effendi - Rahmad Mas'ud mengirimkan surat protes ke KPU.

Baca: Tim Ini Anggap Tingginya Kenaikan DPS Tak Masuk Akal

Protes itu berkaitan dengan meningkatnya angka DPS sebesar 12,1 persen yang dirasa tak masuk akal. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page  fb TribunKaltim.co  atau follow twitter  @tribunkaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved