Jumat, 12 Juni 2026

Berita Video

VIDEO - Menelusuri Jejak Sejarah Kutai dari Museum Mulawarman

Dengan budaya yang dimiliki membuat Kota Tenggarong dijuluki sebagai kota budaya. Sebagai ibukota kabupaten, sudah selayaknya menjunjung tinggi nilai

Tayang:
Penulis: Martinus Wikan | Editor: Martinus Wikan
TribunKaltim/M WIKAN H
Pintu masuk museum Mulawarman, yang dahulunya merupakan bangunan kerajaan Kutai. (TribunKaltim/M WIKAN H) 

Laporan Wartawan tribunkaltim.co, M WIKAN H

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG -Pelajaran sejarah di sekolah-sekolah, mengajarkan kerajaan tertua di Indonesia adalah Kerajaan Mulawarman, di Kutai (Kartanegara), Kalimantan Timur.

Ya, Kota Tenggarong merupakan Ibu Kota Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kota ini dikenal juga dengan julukan Kota Raja.

Hal ini karena dahulu, sejak tahun 1782, merupakan pusat pemerintahan kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Pada tahun 1959, Sultan A.M. Parikesit menyerahkan pemerintahan kesultanan untuk kemudian bergabung dengan Republik Indonesia Serikat.

BACA JUTA:  Punya Kerajaan Kutai, Harusnya Pariwisata Kalimantan Lebih Maju


Para wisatawan sedang mendengarkan tour guide di Musem Mulawarman Tenggarong (TribunKaltim/M WIKAN H)

Dengan budaya yang dimiliki membuat Kota Tenggarong dijuluki sebagai kota budaya. Sebagai ibukota kabupaten, sudah selayaknya menjunjung tinggi nilai budaya dan sejarah sebagai kerajaan tertua.

BACA JUGA: Video - Ibu Hamil Muda Dilarang Berhubungan Intim, Fakta atau Mitos?

Selain kota yang memiliki sejarah masa silam, patut diketahui sejarah kesultanan tersebut.


Koleksi busana daerah Kutai di Museum Mulawarman Tenggarong. (TribunKaltim/M WIKAN H)

Kutai Kartanegara memiliki sebanyak 87 destinasi pariwisata yang kesemuanya  terbagi atas 37 wisata alam, 17 Wisata budaya dan sejarah, 13 wisata buatan, 11 wisata bahari dan 9 wisata kebuayaan masyarakat.

(Simak juga: VIDEO - Jam Bentong Jadi Pusat Informasi Pariwisata )

Dari data Seksi Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim, Kukar merupakan kabupaten yang memiliki destinasi wisata terbanyak di Kaltim.

Nah mari kita beragkat mengunjungi Kota Tenggarong. Berangkat dari Kota Samarinda menuju Kota Tenggarong, dapat menumpang kapal fery penyeberangan antara Tenggarong seberang dan Tenggarong kota, kunjungan pertama dilakukan dengan mendatangi Pusat Informasi Pariwisata yang berada di bangunan yang diberi nama Jam Bentong atau dalam bahasa kutai jam besar.

BACA JUGA: VIDEO - Jajaki Sejarah Kutai Dari Museum Mulawarman

Selanjutnya perjalanan dilakukan dengan mengunjungi Museum Mulawarman yang terletak di tengah kota Tenggarong.


Koleksi perhiasan Kerajaan Kutai yang berada di Museum Mulawarman. (TribunKaltim/M WIKAN H)

Melihat Koleksi Perhiasan  Kerajaan

Museum Mulawarman dahulunya merupakan istana Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Museum ini menyimpan banyak sekali peninggalan bersejarah dari kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dan yang berkaitan dengan kerajaan Hindu tertua di Indonesia dengan rajanya Mulawarman.

BACA JUGA: Pengaruh Hindu di Jawa Diduga dari Kerajaan Kutai

Peninggalan budaya tersebut berupa benda-benda kuno, Singgasana Raja, termasuk koleksi perhiasan khusus kerajaan, perlengkapan upacara adat, koleksi senjata istana maupun koleksi benda-benda antik lainnya merupakan pemberian dari relasi kerajaan.

Salah satu koleksi perhiasan kerajaan di Museum yang paling menarik adalah Kalung Uncal, yang biasanya dikenakan pada saat pernikahan maupun penobatan raja-raja Kutai. Kalung uncal ini konon hanya ada dua di dunia yaitu di India dan Indonesia.

Menurut ceritanya Ramayana, kalung yang ada di India merupakan milik Rama dan yang ada di Museum Mulawarman adalah milik Shinta. Dan dalam legendanya bila kedua kalung ini menyatu maka daerah tersebjut akan sejahtera.


Makam para raja Kutai di Komplek Museum Mulawarman. (TribunKaltim/M WIKAN H)

Ziarah di Makam Raja Kutai

Makam Raja-Raja Kuati terletak tepat di sisi Istana Raja Kutai yang saat ini menjadi Museum Mulawarman. Terdapat sebanyak 249 makam ditempat tersebut. Makam tersebut merupakan makam Raja-Raja dan kerabat istana.

Di tempat tersebut terdapat makam Aji Imbut Gelar Sultan Muslihuddin, Sultan Kutai ke-16 yang merupakan pendiri Kota Tenggarong. Terdapat pula makam tertua yakni dibuat pada tahun 1782. Di komplek pemakamam ini kita juga dapat menemukan silsilah raja-raja Kutai.


Makam salah satu raja di kerajaan Kutai yang berada di Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana Kukar (TribunKaltim/M WIKAN H)

Diantara makam raja-raja Kutai ini, makam Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sultan Kutai ke-17 merupakan makam yang paling popular bagi peziarah. Kebesaran Kesultanan Kutai mencapai jaman kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Aji Muhammad Sulaiman, yang dijuluki juga sebagai Khalifatul Muminin.

 

Namun satu raja makamnya berada di Desa Kutai Lama yang terketak di Kecamatan Anggana, yakni Raja Mahkota Islam, yang merupakan raja VI di Kesultanan Kutai. Raja ini merupakan  raja pertama yang memeluk agama Islam dan saat itu pemerintahan Kesultanan Kutai berada di Kutai Lama.

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan.

Like fan page fb TribunKaltim.co

dan follow twitter  @tribunkaltim  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved