Minggu, 10 Mei 2026

Tips

Perhatikan 7 Jenis Sepatu Membahayakan Anda

Namun anda jangan sampai terlena dengan bentuk sepatu atau sandal tetapi tidak memperhatikan bahayanya.

Tayang:
INTERNET
Ilustrasi sepatu 

Sepatu datar ini dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada lutut, pinggul, pinggang, dan punggung Anda. Selain itu, kurangnya penyanggah lengkung kaki juga dapat meningkatkan resiko terjadinya fasciitis plantaris, suatu gangguan di mana selaput pembungkus otot kaki (fascia) mengalami peradangan.

Bila Anda tetap lebih menyukai sepatu datar, akan lebih baik bila Anda menggunakan orthotic insert atau heel pad di dalam sepatu Anda tersebut sehingga lengkung kaki Anda pun memiliki suatu penyanggah dan rasa nyeri pun akan berkurang.

4. Sandal Jepit
Sadarkah Anda bahwa sandal jepit hampir tidak memberikan perlindungan apapun pada kaki Anda? Saat Anda menggunakan sandal jepit, resiko terjadinya berbagai luka atau bahkan terkilir menjadi jauh lebih tinggi karena kaki Anda hampir tidak terlindungi.

Oleh karena itu, para ahli menganjurkan agar para penderita diabetes tidak menggunakan sandal jepit, karena dapat menyebabkan kaki terluka atau tergores tanpa diketahui, yang dapat berakhir pada komplikasi berat.

Selain itu, seperti halnya sepatu datar, sandal jepit juga tidak menyanggah lengkung kaki Anda, yang dapat menyebabkan terjadinya fasciitis plantaris, nyeri lutut, nyeri punggung, dan nyeri pinggang.

Fasciitis plantaris sendiri terjadi akibat suatu jaringan pada telapak kaki yang disebut dengan fascia plantar mengalami peradangan, robek, atau terlalu meregang akibat penggunaan alas kaki yang tidak tepat (tanpa peyanggah lengkung kaki). Keadaan ini seringkali membuat tumit terasa sangat nyeri, bahkan seperti ditusuk-tusuk jarum. Mengistirahatkan kaki biasanya hanya meredakan nyeri untuk sementara waktu.

5. Platform Shoes/Wedges
Karena platform shoes dan wedges cenderung memiliki alas yang keras, maka telapak kaki Anda pun tidak dapat bergerak bebas sebagaimana mestinya, yang akan mengganggu mekanisme berjalan itu sendiri. Selain itu, bila bagian belakang (bagian tumit) sepatu lebih tinggi daripada jari kaki, maka hal ini juga akan menambahkan tekanan pada tulang telapak kaki Anda.

Oleh karena itu, walaupun tetap tidak dianjurkan, akan lebih baik bila Anda menggunakan sepatu platform atau wedges yang lebih datar (perbedaan tinggi antara bagian depan dan belakang tidak terlalu jauh), sehingga tekanan pada tulang kaki Anda pun tidak terlalu besar.

6. Pointy Shoes
Walaupun tampak trendi dan gaya, akan tetapi pointy shoes (sepatu berujung lancip) akan membuat seluruh jari kaki dan bagian depan kaki Anda tertekan.

Bila hal ini terus berlangsung, maka Anda pun mungkin mengalami nyeri saraf, bunion (benjolan pada pangkal ibu jari kaki karena terus berada pada posisi abnormal sehingga tulang kaki pun bergeser), lepuhan, kelainan bentuk jari kaki, dan bahkan memar pada bagian bawah kuku karena jari kaki terus tertekan.

Kelainan bentuk jari kaki biasanya terjadi karena jari kaki terus tertekan saat seorang wanita menggunakan sepatu atau sandal berhak tinggi untuk menahan berat tubuh wanita tersebut. Kadangkala, tindakan pembedahan diperlukan untuk mengatasi nyeri akibat bentuk jari kaki yang abnormal.

Oleh karena itu, dianjurkan agar Anda menghindari sepatu berujung lancip dan pilihlah sepatu yang memiliki ujung depan lebih lebar sehingga jari kaki dan bagian depan kaki Anda tidak terpaksa “berdempetan” menjadi satu. Selain itu, pilihlah sepatu dengan bahan yang lebih lembut dan jangan kulit yang keras.

7. Tidak Sesuai Ukuran Kaki
Tahukah Anda bahwa 9 dari 10 orang wanita menggunakan sepatu yang berukuran lebih kecil daripada kakinya? Akibatnya adalah terbentuknya lepuhan, bunion, kapalan, dan berbagai gangguan lainnya akibat kulit kaki terus bergesekkan dengan sepatu atau sandal.

Bila hal ini terus berlangsung untuk waktu yang lama, maka persendian pada kaki pun juga akan mengalami iritasi dan menyebabkan terjadinya radang sendi. (Dokter.id / Ahmad Bayasut)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co  Follow  @tribunkaltim  Tonton Video Youtube TribunKaltim

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved