Diet

Ini Lima Cara Mudah Mengukur Lemak Tubuh

Jika Anda berotot dan bugar secara alami, Anda akan lebih berat karena jaringan otot lebih padat daripada lemak.

Ini Lima Cara Mudah Mengukur Lemak Tubuh
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Timbangan di kamar mandi dapat memberitahu berapa banyak berat badan Anda, namun tidak mencerminkan berapa banyak lemak tubuh Anda. Orang yang nampak langsing dengan angka timbangan rendah, bisa saja menyimpan lemak tubuh tersembunyi di bawah kulit mereka.

Demikian juga, seorang atlet berotot dengan persentase lemak tubuhyang rendah, mungkin angka timbangannya lebih tinggi dari orang yang terlihat lebih gemuk. Berikut adalah beberapa cara untuk mengukur banyaknya lemak di dalam tubuh Anda .

BMI
Sebuah pengukuran kesesuaian antara berat badan dengan tinggi badan Anda. Angka body mass index atau indeks massa tubuh dapat memberitahu, apakah Anda masuk dalam kategori di bawah normal, normal, kelebihan berat badan, atau obesitas.

Apakah ini bisa diandalkan? Kadang-kadang. Sebuah studi 2012 yang dipublikasikan dalam International Journal of Obesity menemukan bahwa 29 persen dari orang-orang yang berindeks massa tubuh normal, memiliki persentase lemak tubuh pada kisaran obesitas.

Jika Anda berotot dan bugar secara alami, Anda akan lebih berat karena jaringan otot lebih padat daripada lemak. Ini dapat membuat angka Anda masuk dalam kategori kelebihan berat badan.

Kalkulator indeks massa tubuh, bisa diakses dengan mudah di banyak situs kesehatan. Anda tinggal mencarinya melalui mesin pencari di internet dan pilih salah satu.

Baca: Berolahraga dan Diet Sehat Bisa Bikin Wanita Lebih Subur

Lingkar pinggang
Bagi wanita, ukuran lingkar pinggang yang ideal adalah kurang dari 90 inci. Untuk pria, kurang dari 102 cm.

Apakah pengukuran ini bisa diandalkan? Ya, menurut konsensus beberapa organisasi kesehatan, salah satunya American diabetes Association. Lingkar pinggang di atas batas ideal adalah penanda lemak perut berlebih, yang menempatkan Anda pada risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

William Yancy, MD, direktur Duke University diet and Fitness Center, menggunakan pengukuran lingkar pinggang untuk pasien yang kelebihan berat badan, walaupun pasien yang bersangkutan tidak gemuk.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved