Pascakebakaran, Pedagang Tetap Berjualan di Lokasi yang Sama
Pasca kebakaran besar yang menghanguskan ratusan kios dan bangunan di Pasar Segiri Samarinda, Jl DR Sutomo, Kelurahan Sidodadi, Samarida Ulu.
Penulis: Doan E Pardede |
2. PLN Membantah
TRIBUN KALTIM/DOAN PARDEDE -- Lampu penerang di lokasi parkir lantai 2 Pasar Segiri Grosir masih menyala ketika api mulai menyambar, Kamis (29/10/2015) dini hari. Listrik baru padam setelah sekitar hampir 2 jam api berkobar.
PLN Area Samarinda membantah listrik tidak langsung dipadamkan ketika terjadi kebakaran di Pasar Segiri Samarinda, Jl DR Sutomo, Kamis (29/10/2015) dini hari lalu.
Pantauan Tribunkaltim.co di lapangan ketika kejadian, lampu-lampu penerang di sekitar Pasar Segiri Grosir Samarinda (SGS) tepatnya di bagian atap lokasi parkir lantai 2 baru dipadamkan sekitar pukul 01.55 Wita, atau hampir 2 jam setelah kebakaran terjadi.
Jumat (30/10/2015) Asisten Manajer Jaringan PLN Area Samarinda Sugeng Prapto kepada Tribunkaltim.co mengatakan, sesuai Standard Operating Procedure (SOP) ketika terjadi kebakaran, listrik harus segera dipadamkan. "Setiap ada laporan langsung kita padamkan. Nggak mungkin kalau kita nggak padamkan," katanya.
Baca: Hampir 2 Jam Api Berkobar, Listrik Baru Dipadamkan
Begitu juga dengan penyalaan kembali arus listrik, sebelum ada kepastian bahwa api sudah benar-benar padam, hal itu tidak akan dilakukan. "Kita nggak mau ambil risiko, pemadam kebakaran yang menyemprot dan sebagainya. Kalau nggak dipadamkan, kan kita yang kena risikonya," katanya.
Sebelumnya, pihak pengelola Pasar Segiri menyebut bahwa di lokasi kebakaran, memang ada dua jaringan listrik yang terpisah. Satu khusus untuk Pasar Segiri dan lainnya untuk permukiman warga. Menanggapi hal ini, Sugeng mengatakan belum bisa berkomentar lebih jauh dan akan mengumpukan informasi di lapangan terlebih dahulu.
"Nantilah, kalau ditanya sekarang belum bisa jawab, saya tanya anggotanya dulu," kata Sugeng. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim