9 Perusahaan Sawit Belum Berikan Plasma 20 Persen

Ada pendatang-pendatang baru. Yang tidak mungkin baru membuka kebun langsung memberikan kebun plasma 20 persen.

9 Perusahaan Sawit Belum Berikan Plasma 20 Persen
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Perkebunan pohon sawit yang mengampar di Desa Sekatak Buji Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Daerah sekatak merupakan pusatnya lahan kebun sawit di Bulungan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Sebagian kecil perusahaan perkebunan sawit di Kabupaten Bulungan belum melaksanakan pemenuhan kebun plasma.

Ini dikatakan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bulungan, Muhammad Iqbal.

Kata dia, perusahaan perkebunan sawit mesti memenuhi persyaratan kebun plasma sebesar 20 persen dari total keseluruhan kabun sawit.(baca juga: Susi Air Tolak Angkut Logistik Pilkada ke Pedalaman )

Namun yang terjadi masih ada yang melaksanakan secara penuh, masih di bawah 20 persen.

“Ada sembilan perusahaan yang belum memberikan kebun plasma secara ketentuan. Paling banyak masih memberikan 16 persen saja,” ujarnya kepada Tribunkaltim.co usai menggelar Rapat Teknis Perusahaan Perkebunan Swasta di Serba Guna Disperindagkop Bulungan, Jl Kolonel Soetadji, Kamis (26/11/2015).

Menurut Iqbal, penyebab belum terpenuhinya persentase standar kebun plasma masih ada beberapa perusahaan yang masih melakukan negosiasi dengan masyarakat setempat, soal penguasaan lahan.(baca juga: Puluhan Karyawan Tambang Minta Percepatan PHK )

“Ada masyarakat yang masih alot, menginginkan ganti rugi tanah,” katanya.

Selain itu, tambahnya, ada juga beberapa perusahaan yang baru muncul, melaksanakan perkebunan sawit.

Perusahaan ini membutuhkan proses yang matang untuk mencapai target pelaksanaan kebun plasma.

Halaman
12
Penulis: Budi Susilo
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved