Gempa Kalimantan Utara
Kursinya Bergoyang ketika Nonton TV Bupati Ini Mengira Digoda Jin, Ternyata. . .
Saya lihat benda-benda sekeliling di dalam rumah juga ada yang ikut bergoyang. Saya waktu itu berpikiran, apakah di rumah ini ada jin?
Penulis: Budi Susilo |
“Kenapa bisa bergoyang? Saya lihat benda-benda sekeliling di dalam rumah juga ada yang ikut bergoyang. Saya waktu itu berpikiran, apakah di rumah ini ada jin? Apakah saya digoda jin?”Syaiful Herman, Penjabat Bupati Bulungan
Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO - Penjabat Bupati Bulungan Syaiful Herman masih terjada hingga dini hari Senin (21/12).
Matanya terarah ke layar kaca televisi. Ia memang seorang diri menonton tv, sebab istri dan anak-anaknya sedang umroh ke Arab Saudi.
Ketika duduk di sebuah sofa empuk sambil menonton di rumah pribadinya Jalan Mangga, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, tiba-tiba, tanpa diduga, merasakan goyangan.
BACA JUGA:Pascagempa, Listrik Padam Total 6 Jam akibat Lima Pembangkit Mati Mendadak BREAKING NEWS - Suami Istri Sedang Tidurkan Anak Kaget Diguncang
PANIK - Penghuni Swiss Bell Hotel, Tarakan, Kaltara, berhamburan keluar usai merasakan getaran gempa bumi, Senin (21/12/2015). Menurut informasi BMKG Tarakan diguncang gempa berkekuatan 6,1 SR dengan kedalaman 10 km. (TRIBUNKALTIM.CO/M ARFAN)
BACA JUGA:
Gempa 6,1 SR, Warga Kaltara Panik Hari Ini, Tiga Kali Gempa Guncang Kota TarakanIa sempat berpikir ada sesuatu yang anwh-aneh, gaib karena bukan peristiwa biasa. Syaiful kebingungan, bertanya-tanya dari mana sumber penyebab goyangannya.
“Lagi nonton sendiri saya kaget. Kenapa bisa bergoyang? Saya lihat benda-benda sekeliling di dalam rumah juga ada yang ikut bergoyang,” kata Syaiful kepada koran Tribun Kaltim yang menemuinya di ruang kerjanya, Kantor Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, kemarin.
BACA JUGA: Pascagempa, Listrik Padam Total 6 Jam akibat Lima Pembangkit Mati Mendadak
(TRIBUNKALTIM.CO/JUNISAH)-
Sejumlah bangunan rusak akibat gempa yang mengguncang wilayah Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (21/12/2015). (TRIBUNKALTIM.CO/JUNISAH)
Syaiful sempat ketakutan juga. “Saya waktu itu berpikiran, apakah di rumah ini ada jin? Apakah saya digoda jin? Saya langsung membaca salawat saja, untuk beberapa menit sampai goyangannya berhenti,” ungkapnya.
Kisah itu dia alami sekitar pukul 02.47 Wita, Senin kemarin, ketika gempa bumi mengguncang di dekat Pulau Tarakan. Syaiful belakangan memang sukar tidur.
Kebetulan saat dini hari itu, dia isi waktu dengan menonton televisi soerang sendiri, sebab istri dan anak-anaknya sedang pergi umroh.
Goyangan gempa yang dirasakannya cukup lama. Peristiwa gempa selama di Tanjung Selor inilah yang menurut dia terlama dan terbesar.
BACA JUGA: Takut Diguncang Gempa Susulan, Para Tamu Hotel Bertahan di Luar
Gempa bumi berkekuatan 6,1 pada Skala Richter terjadi di Kalimantan Utara, Senin (21/12/2015) dinihari. Guncangan gempa terasa hingga sebagian wilayah Kota Kinabalu, Malaysia dan Kepulauan Jolo, Filipina.(earthquake.usgs.gov)
“Sudah mulai reda. Saya ambil gelas minum air putih. Saya keluar rumah. Tapi saya lihat tidak ada orang-orang yang keluar rumah. Sepi. Saya masuk lagi ke dalam,” tutur Syaiful.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gempa-kalimantan-utara-gempa-kaltara4-gempa-tarakan_20151221_195930.jpg)
