Gempa Kalimantan Utara
Rumah Ambruk Digoyang Gempa, Satu Keluarga Loncat ke Laut
Di saat yang bersamaan penghuni pun tercebur. Tidak ada korban jiwa, namun beberapa orang terluka dan belasan rumah rusak.
Penulis: Junisah |
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Satu rumah yang dihuni 10 orang terdiri dari tiga rumah tangga ambruk ke laut akibat digoyang gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter, yang terjadi di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (21/12/2015) dini hari, kemarin.
Di saat yang bersamaan penghuni pun tercebur. Tidak ada korban jiwa, namun beberapa orang terluka dan belasan rumah rusak.
"Waktu kami mau lari ke luar rumah, tiba-tiba saja rumah langsung jatuh ke bawah laut," ujar Rudi, seorang korban penghuni rumah yang terletak di RT 18 Kelurahan Selumit Pantai, Tarakan Tengah, Kota Tarakan.
Sebelum bangunan mulai oleng dan kemudian roboh, para penghuni yang panik berlompatan ke laut. Mujur buat mereka. Laut tengah surut, sehingga semua selamat, tidak seorang pun yang hanyut, atau tenggelam.
Ia masih mengucap syukur karena tidak terjadi korban jiwa.
Baca: Kursinya Bergoyang ketika Nonton TV Bupati Ini Mengira Digoda Jin, Ternyata. . .

"Yah, syukurnya saat kejadian air pas surut. Jadi kami sekeluarga pun cepat-cepat keluar rumah lewat bawah. Sedangkan paman (Baharuddin) saya terlambat keluar, sehingga mengalami luka karena terkena beton rumah yang hancur," ucap Rudi.
Gempa tektonik dengan kekuatan 6,1 Skala Richter (SR) pada Senin, (21/12/2015) pukul 02.47.37 Wita.
Pusat gempa bumi ini terletak pada koordinat 3,61 lintang utara dan 117,67 bujur timur, berjarak 29 kilometer arah timur laut Kota Tarakan pada kedalaman hiposenter 10 kilometer.
Guncangan gempa bumi ini dirasakan di beberapa daerah seperti di Tarakan dan Nunukan IV-V MMI (Modified Mercally Intensity) dan di Tanjung Selor III-IV.
Tidak ada korban jiwa, namun getaran terasa hingga ke Kina Balu, Malaysia dan Bandar Seri Begawan Brunei Darussalam.
Dampak gempa meliputi Kota Tarakan, Nunukan, Tanjung Selor dan Tana Tidung. Rudi adalah keponakan dari Baharuddin yang tinggal serumah.
Baharuddin mengalalami luka berat; luka di bagian pipi, kening, tangan dan kaki. Ia menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.
Tiga rumah tangga menghuni rumah beton yang terletak di belakang Bank Rakyat Indonesia (BRI), berada di kawasan pesisir langsung ambruk ke laut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gempa-kalimantan-utara-gempa-kaltara4-gempa-tarakan_20151221_195930.jpg)