Gempa Kalimantan Utara
Rumah Ambruk Digoyang Gempa, Satu Keluarga Loncat ke Laut
Di saat yang bersamaan penghuni pun tercebur. Tidak ada korban jiwa, namun beberapa orang terluka dan belasan rumah rusak.
Penulis: Junisah |
Baca: Gempa Subuh Tadi Diklaim Terbesar di Nunukan
Rudi, menuturkan saat terjadi gempa, ia bersama seluruh keluarganya, merasakan kaget luar baisa.
Mereka belum sempat keluar rumah, mendadak rumah yang ditempatinya sekitar lima bulan ambruk ke bawah, jatuh ke laut.
Rudi mengatakan, ia sangat tidak menduga rumah yang baru saja dicat hijau tersebut bisa ambruk, karena gempa.
Pasalnya pondasi rumah beton dan dicor, sehingga dipastikan pondasi rumah kuat dan kokoh.
"Padahal pondasinya dicor semua sampai ke atas," ujar Rudi.
Sudirman, juga penghuni rumah yang ambruk menambahkan, pada saat kejadian, ia tidak berada di rumah, karena sedang tugas di Berau.
Ia baru mengetahui rumahnya ambruk ke laut, ketika dikabari keluarga, lalu segera kembali ke Tarakan. "Saya tadi pagi baru sampai di Tarakan, karena datang dari Berau. Saya kaget rumah kok bisa ambruk. Semua keluarga yang membantu membangun rumah ini.Yah kalau ditaksir kerugiannya dapat mencapai Rp 400 juta," ucapnya.
Dengan kejadian ini, Sudirman mengatakan, anggota keluarganya untuk sementara ada yang tinggal di masjid. Sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga.
Baca: 3 Rumah Rusak dan 2 Warga Alami Luka Ringan akibat Guncangan Gempa
"Anggota keluarga ada yang tinggal di masjid dan di rumah keluarga,"katanya sambil menatap sedih rumahnya yang ambruk.

Hal yang sama juga dialami Supriyadi, warga di RT 05 Kelurahan Juata Kerikil Kecamatan Tarakan Utara. Rumah Supriyadi ambruk, dan longsor di bagian dapurnya. Akibat dapurnya roboh, seluruh peralatan rumah tangga seperti panci, wajah, dandang hingga piring dan sendok, termasuk beberapa drum sebagai tempat menadah air, jatuh tercerai-berai.
"Saya kaget waktu gempa terjadi, saya pun langsung bangunkan istri dan membawa anak saya keluar rumah. Pada saat saya sudah berada di luar rumah, tiba-tba saja dapur saya ambruk, saya kaget sekali melihatnya," ujarnya yang mengalami kerugian sekitar 10 juta.
Begitupula yang dirasakan Nurdin yang bertetangga dengan Supriyadi. Nurdin juga mengalami kerusakan di bagian dapurnya. Nurdin yang sejak tahun 2002 menempati rumah tersebut dibuat kaget karena tidak menyangka bagian dapurnya ambruk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gempa-kalimantan-utara-gempa-kaltara4-gempa-tarakan_20151221_195930.jpg)