Gempa Kalimantan Utara
5 Ton Bantuan Sembako Disalurkan ke Lokasi Dampak Gempa
gempa yang menggetarkan Kota Tarakan dua hari belakangan ini menyebabkan 98 rumah rusak berat dan ringan, 102 KK atau 505 jiwa yang mengungsi
Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Arfan
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Pasca-gempa yang melanda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam dua hari belakangan, suplai bantuan kebutuhan pokok mulai mengalir dari pemerintah.
Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Provinsi Kaltara misalnya, Rabu (23/12/2015), mulai mendistribusikan sejumlah kebutuhan makanan bagi pengungsi akibat di Kota Tarakan dan Kecamatan Tanah Lia, Kabupaten Tana Tidung.
Bagi korban gempa di Kota Tarakan, Dinsosnakertrans Provinsi Kaltara menyuplai sedikitnya 110 kardus mie instan, 4,5 ton beras, 250 paket makanan anak, serta kurang lebih 1.000 paket lauk pauk siap saji.
Di Tanah Lia, Disnsosnakertrans juga menyuplai 0,5 ton beras, 40 bungkus mie instan, serta sejumlah paket makanan anak dan lauk pauk siap saji.
“Memang lebih banyak bantuan ke Tarakan karena dampak gempa lebih besar di sana,” tutur Kepala Dinsosnakertrans Provinsi Kaltara, Armin Mustafa, Rabu (23/12/2015) kepada TribunKaltim.co.
BACA JUGA: Warga Diminta Waspada, Gempa Susulan Masih Terjadi Hingga 7 Hari Mendatang
Untuk diketahui, gempa yang menggetarkan Kota Tarakan dua hari belakangan ini menyebabkan 98 rumah rusak berat dan ringan, 102 KK atau 505 jiwa yang mengungsi.
Sedang di Tanah Lia, gempa hanya menimbulkan kerusakan 5 unit rumah yang menyebabkan 20 jiwa harus mengungsi.
Untuk diketahui pula, bantuan yang disuplai dari gudang logistik bantuan milik Dinsosnakertrans diangkut menggunakan speedboat ke daerah tujuan. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bantuan-sembako-korban-gempa_20151223_155610.jpg)