Buka Pelayanan 24 Jam, Puskesmas Ini Masih Kekurangan Tenaga Dokter
Sementara di puskesmas ini hanya ada satu dokter yang menangani shift. Untuk yang reguler, ada dua dokter di ruang poli dan satu dokter di ruang UGD.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sejak tiga tahun lalu, tepatnya 2012, Puskesmas Manggar Baru melayani pasien sampai 24 jam.
Puskesmas yang terletak di Jalan Mulawarman RT 07, Kecamatan Balikpapan Timur ini juga melayani rawat inap persalinan ibu hamil, penderita muntaber, dehidrasi, maag, dan penyakit ringan lainnya.
“Di ruang rawat inap ini, kami memberikan cairan infus ke pasien. Apabila pasien sudah tidak bisa kami ‘tangani’ atau penyakitnya parah, baru kami akan rujuk ke rumah sakit terdekat,” ujar dr Karunia Nente, pimpinan Puskesmas Manggar Baru.
Dokter alumnus Universitas Hasanuddin ini juga mengungkapkan, sampai saat ini, puskesmas masih kekurangan dokter umum.
Imbauan dari Dinas kesehatan mengatakan, apabila ada puskesmas yang beroperasi sampai 24 jam, maka di puskesmas itu harus ada lima dokter shift dan tenaga kerja yang lebih.
Sementara di puskesmas ini hanya ada satu dokter yang menangani shift. Untuk yang reguler, ada dua dokter di ruang poli dan satu dokter di ruang UGD.
Baca: Di Kecamatan Ini 80 Persen Pasien Berobat karena ISPA
“Jadi, hanya ada empat dokter umum yang ada di sini dan tiga dokter masuk pagi. Satu dokter shift, harus bisa masuk sore dan malam. Di puskesmas, kami kekurangan dokter. Standarnya itu harus ada tiga dokter yang bertugas, dua siaga,” ujarnya.
Selain Puskesmas Manggar Baru, di Balikpapan Timur juga terdapat tiga puskesmas, yaitu Puskesmas Teritip, Lamaru, dan Manggar.
Hingga kini, Puskesmas Manggar Baru masih menata pelayanan dan fasilitas puskesmas demi akreditasi dari Kementrian Kesehatan.
“Target puskesmas hingga tahun ini masih sama, yaitu mengakreditasi puskesmas,” ungkapnya. (*)
