Kematian Wayan Mirna Salihin

Psikolog Forensik: Usut Dalangnya, Penabur Sianida Takkan Ambil Jarak Sedekat Itu

Kopi yang membuat Mirna tewas karena belakangan diketahui kopi itu berisi racun sianida 15 gram.

Grafis Warta Kota
Wayan Mirna Salihin (27). 

TRIBUNKALTIM.CO - Polisi telah menetapkan Jessica Wongso (27) sebagai tersangka kasus pembunuhan Mirna Salihin.

Namun Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel, ragu Jessica merupakan pembunuh Mirna.

"Logika keilmuan saya bahwa tersangka tidak berada satu meja dengan korban atau pelaku tidak dalam lokasi yang dengan jarak dekat. Bukan J atau H," kata Reza dalam wawancara dengan Kompas TV, Sabtu (30/1/2016).

J dimaksud adalah Jessica dan H adalah Hani.

Kedua perempuan ini satu meja dengan Mirna saat menyeruput kopi di Cafe Olivier Grand Indonesia Jakarta 6 Januari 2016.

(Simak juga: Botol Bekas Mau Diapain? Yuk, Bikin Corong dan Sendok Plastik)

Kopi yang membuat Mirna tewas karena belakangan diketahui kopi itu berisi racun sianida 15 gram.

"Ini memang pembunuhan berencana dan tidak mungkin tidak disengaja dengan menuang sianida 15 gram. Pembunuhan berencana yang dilakukan matang tapi tidak sesuai target. Jadi korban salah sasaran. Dan sianida ini tidak mudah diperoleh hanya dijual tertentu," kata Reza.

Karena menggunakan racun sianida maka dia membayangkan pelaku tidak satu orang namun tim sebab menggunakan sianida sebagai racun didesain oleh tim bukan pelaku tunggal.

"Banyak literatul penggunaan sianida untuk aksi kejahatan dipakai sebagai kejahatan instrumental yakni kejahatan yang dilatarbelakangi non emosional tetapi motifnya didasari untuk menutupi rahasia besar, skandal dan semacamnya dan mendapatkan keuntungan dari kejahatan itu," kata Reza. (Tribunnews.com)

dan Klik Saja Follow @tribunkaltim serta Tonton Video Youtube TribunKaltim


Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved