Munaslub Partai Golkar
Busyet, Pengurus DPD Dijanjikan 10.000 Dollar Singapura oleh Bakal Calon Ketum
Nurdin belum mau mengungkapkan identitas pengurus DPD II ataupun calon ketua umum yang dimaksud.
BACA JUGA: Mahyudin, Figur Pertama yang Deklarasi Jadi Calon Ketua Umum Golkar
Apabila ada DPD II Golkar yang melakukan komunikasi dengan caketum tanpa sepengetahuan DPD I Golkar, DPD I Golkar diwajibkan melakukan tindakan organisasi sesuai AD/ART.
"DPD I memang harus mengontrol DPD II supaya tidak liar, supaya tidak ada politik uang," ujarnya.
Pertemuan DPD I di kediaman Nurdin sempat diprotes Bambang Soesatyo, yang merupakan tim sukses bakal calon ketum Golkar Ade Komarudin.
Menurut dia, Nurdin Halid sudah melakukan intimidasi terhadap pengurus daerah.
Dia mengatakan, kesepakatan yang diambil dalam pertemuan tersebut tidak diatur dalam AD/ART partai.
"Demokrasi intimidasi dan rekayasa seperti ini harus segera kita akhiri," kata Bambang dalam keterangan tertulisnya, Kamis. (Ihsanuddin)