Destinasi Wisata
Pesona Pasir Putih Pantai Pangempang, Bisa Berkemah Sambil Menyaksikan Bekantan
Perjalanan memakan waktu sekitar 15 menit. Sesekali perahu yang ditumpangi oleng ke kanan dan ke kiri mencari keseimbangan
Penulis: Rahmad Taufik |
Laporan wartawan TribunKaltim.co, Rahmad Taufik
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG -- Debur ombak dan angin sepoi-sepoi di Pantai Pangempang, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara membuat betah pengunjung yang menikmati suasana liburan bareng keluarga di akhir pekan.
Pesona pasir putih nan menawan membuat pengunjung enggan beranjak dari pantai.
Pengunjung akan disuguhi panorama pohon bakau yang tumbuh rapat dan menjadi habitat bekantan.
Sebuah perahu kayu kapasitas 10-30 orang akan membawa pengunjung ke Pantai Pangempang dengan tarif Rp 15 ribu/orang pulang-pergi.
Perjalanan memakan waktu sekitar 15 menit. Sesekali perahu yang ditumpangi oleng ke kanan dan ke kiri mencari keseimbangan. Gulungan ombak membuat perahu berayun-ayun.
BACA JUGA: Ladaya, Lokasi Liburan Keluarga Paling Menyenangkan
Hj Saidah, pengelola Pantai Pangempang, membangun jembatan dan akses jalan setapak dari bilah kayu dan batang-batang pohon menuju ke Pantai Pangempang sekitar 5 bulan silam.
Selain menyusuri semak bakau, pengunjung akan melintasi padang rumput hingga ketemu pantai. Jalan setapak ini berjarak sekitar 300 meter menuju lokasi pantai.
Pihak pengelola juga menyediakan gazebo atau pondok yang disewakan Rp 150 ribu per malam.
Pengunjung juga bisa menikmati sarapan atau makan siang dengan menu ikan kakap goreng atau bakar.
Saidah mengaku mengelola objek wisata itu secara swadaya. Pelan-pelan, ia menata kawasan wisata itu yang semula kotor dan tak terawat.
Ombak yang deras tak membuatnya mengabaikan keselamatan pengunjung. Ia menandai areal pantai dengan sejumlah bendera di mana pengunjung dilarang berenang di kawasan itu karena dikhawatirkan terseret ombak.
BACA JUGA: Punya Rencana Berlibur? Cobalah Pantai Tiga Warna yang Keren Ini, Tarifnya Murah Kok
Pengunjung hanya boleh berenang di kawasan yang tidak melampaui garis bendera. Ia memberdayakan ponakan sendiri untuk menjadi lifeguard (penjaga pantai) yang mengawasi setiap pengunjung yang berenang ke pantai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pantai-pangempang_20160219_174453.jpg)