Hotel Swiss-Belinn Balikpapan Latih Lulusan Pariwisata
Kami berusaha beri kesempatan untuk melatih lulusan sekolah bidang pariwisata. Kami berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja dan SMK.
Penulis: Fransina Luhukay | Editor: Fransina Luhukay
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -Manajemen Swiss-Belinn Balikpapan ternyata tidak hanya berfokus mengembangkan bisnis perhotelan. Namun juga membantu masyarakat Balikpapan khususnya lulusan sekolah bidang pariwisata untuk menjadi tenaga kerja profesional di perhotelan.
"Kami berusaha mengakomodir tenaga kerja lebih banyak dan memberi kesempatan melatih lulusan sekolah bidang pariwisata. Mereka yang belum punya pengalaman karena belum pernah bekerja bisa didaftarkan di sini. Kami berkoordinasi dengan dinas tenaga kerja dan SMK untuk memberi kesempatan," ungkap General Manager Hotel Swiss-Belinn, Dedik Abdillah saat konferensi pers di Pearl Room Hotel Swiss-Belinn, Sabtu (27/2/2016).
Dalam konferensi pers bertepatan HUT ke-4 Hotel Swiss-Belinn ini, Dedik didampingi Matthew Faull Swiss-Belhotel International Executive Director, Sylvain Croise Area General Manager Kalimantan Swiss-Belhotel International, dan Herman Oslan Owner PT Centra Graha Indah.
Menurut Dedik, dalam proses pelatihan ini tidak otomatis ada ikatan kerja. "Kami melihat potensi mereka dari sisi mental, skill dan lainya sehingga bisa diakomodasi dan diberi kesempatan untuk tumbuh bersama kami. Bukan hanya untuk Swiss-Belinn tapi juga untuk kebutuhan sumber daya manusia internasional. Kami tawarkan, jika ada kesempatan silakan mencoba tantangan baru," ujar Dedik yang sudah empat tahun berkiprah di hotel ini.
Hotel Swiss-Belinn Balikpapan bertaraf internasional yang dikelola Swiss-Belhotel, memiliki 133 kamar dengan desain modern dan kontemporer. Sejak diresmikan tahun 2012 lalu, Swiss-Belinn Balikpapan intens meningkatkan kualitas fasilitas dan layanan bagi para tamu yang dominan pebisnis dan sebagian wisatawan.
Kondisi perekonomian nasional maupun global tidak berdampak banyak terhadap bisnis Hotel Swiss-Belinn Balikpapan. Buktinya hingga awal 2016, okupansi atau room night hotel bintang tiga yang berlokasi di Sudirman Square Jl Sudirman Balikpapan itu di atas 70 persen.
"Bisnis Hotel Swiss-Belinn setiap tahun bertumbuh dan manajemen terus melakukan penetrasi pasar. Segmentasi tamunya dominan corporate bisnis. Ada juga tamu wisatawan. Namun tidak seperti di Bali atau Yogyakarta. Rata-rata tamu menginap di sini hanya satu setengah hari," ungkap Dedik.
Hotel ini dilengkapi bar, restoran dan lounge (Barelo) yang menyediakan fasilitas outdoor dining. Sebagai tambahan atas fasilitas bisnis, Swiss-Belinn Balikpapan menyediakan delapan meeting room berkapasitas 360 tamu serta peralatan audio visual modern untuk acara meeting, seminar maupun wedding.
Ingin menikmasi relaksasi? Hotel ini menyediakan fasilitas gym dan spa yang dilengkapi dua bath whirpools, satu ruang terapi hydro, serta gym dengan peralatan modern. Selain itu, tersedia juga layanan pijat a la Thai, Swedish, Javanese, Shiatsu dan Borneo.
Menurut Sylvain Croise Area General Manager Kalimantan Swiss-Belhotel International, di Pulau Kalimantan Swiss-bellhotel tersebar di Tarakan, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Palangkaraya, Pangkalan Bun. Dari kota-kota tersebut, Swiss-Belhotel Tarakan merupakan hotel dengan okupansi tertinggi. Kondisi ini disebabkan banyaknya event pemerintahan diselenggarakan di hotel tersebut. Tadi malam, perayaan HUT Swiss-Belinn dimeriahkan oleh penampilan artis ibukota Alexa Key.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/presscom-hotel-swiss-belinn_20160228_215643.jpg)