Putri Duta Wisata Manuntung Balikpapan
Shadira Firdausi Tak Segan Belajar dari Senior
Saya akan mengeksplore lagi knowledge saya, saya harus belajar lagi dari kak Maya dan Jevon yang mempunyai pengalaman lebih.
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto |
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seorang peserta bernomor 6 memancing decak kagum penonton tatkala menjawab pertanyaan dewan juri di Gedung Kesenian, Balikpapan, Kalimantan Timur Sabtu (27/2/2016) malam.
Menggunakan kebaya ungu bermotif khas Kalimantan Timur, gadis itu terlihat anggun.
Senyum sumringah terpancar dari wajah Shadira Firdausi usai menerima penghargaan sebagai Putri Duta Wisata Manuntung Balikpapan (DWMB) 2016.
baca juga
Kedua tangannya tampak menutupi wajah cantiknya ketika selempang Duta Wisata dikalungkan di pundak dara kelahiran 13 Mei 1998 itu.
Tanpa mau berlama-lama larut dalam euforia kemenangannya, Shadira telah memikirkan langkah awal mengemban tugas delegasi Disporabudpar Balikpapan di tengah masyarakat.
Ia berjanji akan menanamkan pemikiran tentang pentingnya tourism industries kepada generasi muda. Dengan harapan, generasi muda mampu memiliki pengetahuan tentang pariwisata dan budaya Indonesia.
baca juga
Shadira berencana mengumpulkan para remaja se-Indonesia di Kota Beriman. Nantinya mereka akan diajak berpelesiran ke beberapa tempat wisata, sembari memperkenalkan kekhasan Bumi Manuntung ini.
"Saya akan mengadakan program remaja-remaja se-Indonesia akan ke Balikpapan. Mereka akan melaksanakan semacam perkemahan. Nantinya mereka juga belajar kebudayaan dan wisata-wisata yang ada di Balikpapan. Dengan maksud, ketika mereka kembali ke daerahnya, mereka akan mempromosikan Balikpapan kepada masyarakat sekitar," ujar gadis penyuka warna cerah ini.
Selama mengikuti tahapan DWMB 2016, Shadira mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru. Berada di karantina membuatnya merasakan nuansa kekeluargaan yang erat dengan para finalis dan panitia. Ia tak ragu mengatakan akan banyak belajar dari para finalis maupun pendahulnya di DWMB.
baca juga
"Saya akan mengeksplore lagi knowledge saya, saya harus belajar lagi dari kak Maya dan Jevon yang mempunyai pengalaman lebih. Saya akan berusaha melakukan yang lebih baik lagi untuk Balikpapan," ujarnya.
Shadira merupakan siswi kelas XII SMAN 1 Balikpapan. Kendati masih disibukkan dengan kegiatan sekolah, ia meyakini statusnya sebagai Putri DWMB 2016 tidak akan mengganggu kewajibannya sebagai pelajar. Malahan hal itu akan menambah pengetahuannya, lantaran bisa bertemu dan berbagi ilmu dengan banyak orang.
