COP Desak BKSDA Evakuasi 13 Individu Orangutan yang Terjebak di Konsesi Sawit
Ramdhani khawatir, lambat laun akan terjadi konflik antara 13 orangutan tersebut dengan perusahaan sawit.
Penulis: Rafan Dwinanto |
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Centre for Orangutan Protection (COP) mendesak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim untuk mengevakuasi 13 orangutan yang diduga terjebak di hutan-hutan kecil dalam konsesi sawit, di Kutai Timur.
"Kami hanya melaporkan. Mau dipindah ke mana, itu terserah BKSDA. Yang jelas, kami ingin orangutan itu segera dievakuasi," kata Direktur Pelaksana COP, Ramdhani.
Ramdhani khawatir, lambat laun akan terjadi konflik antara 13 orangutan tersebut dengan perusahaan sawit.
baca juga
"Karena habitat berkurang, pakan pun juga berkurang. Sehingga orangutan nanti masuk ke perkebunan sawit. Celakanya, perusahaan sawit masih menganggap orangutan sebagai hama yang harus dibasmi," urai Ramdhani.
Ramdhani mengatakan, pembabatan hutan terus menerus untuk perluasan perkebunan sawit menjadi ancaman serius bagi kelestarian orangutan.
"Kami sudah pernah unjukrasa di perusahaan itu (PT AE)," tutur Ramdhani. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/orangutan-di-bosf_20160219_095126.jpg)
