Berita Video
VIDEO – Bisnis Tambang Batu Bara Lesu Kini Puluhan Alat Berat Menjadi Sasaran Penjarahan
Aksi penjarahan ini dilakukan akibat buntut kekecewaan karyawan lantaran pesangon dan gaji yang belum dibayar.
Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Martinus Wikan
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, R Taufik
TRIBUN KALTIM.CO, TENGGARONG – Aset perusahaan batubara PT Fajar Bumi Sakti (FBS) dijarah karyawannya.
Mereka dibantu mekanik dari luar mengambil radiator, mesin dan monitor alat berat di lokasi parkir kendaraan berat. Puluhan alat berat menjadi sasaran penjarahan, seperti dumptruck, haul dumptruck, ekskavator, dozer dan grader.
Mereka mengangkut mesin, radiator dan monitor alat berat dengan mobil pribadi, seperti Avanza, Xenia, Kijang, Suzuki Carry hingga Pikap Gran Max.
Aksi penjarahan ini dilakukan akibat buntut kekecewaan karyawan lantaran pesangon dan gaji yang belum dibayar.

Simak juga berita lainnya:
VIDEO - Goyangan Dewi Perssik Sampai Celana Dalam Terlihat Tuai Kecaman
VIDEO – Satu Orang Pelajar Ikuti Ujian Nasional Di Rumah Tahanan Kelas 2B
VIDEO – Satuan Polisi Pamong Praja Kembali Tertibkan Bangunan Liar
Bahkan 3-4 orang sekuriti yang masih aktif tidak lagi optimal menjaga kantor site PT FBS karena gaji mereka selama 8 bulan juga belum dibayar. Ada total 50 orang sekuriti belum dibayarkan gaji mereka.
Pantauan www.TribunKaltim.co Rabu (6/4), kantor site PT FBS di Desa Loa Ulung, Kecamatan Tenggarong Seberang tampak sepi.
Karyawan menjarah seluruh aset PT FBS di gudang genset, bengkel perbaikan alat, parkir alat berat, gudang material, kantor tambang dalam, klinik, kantor safety, kantor open pit, mes staf dan manajer.
Empat unit genset kapasitas 500 dan 1.300 watt diambil kumparan tembaganya. Selama ini genset ini menopang penerangan di kantor tambang dalam, penggilingan dan loading batubara, serta penerangan mes staf dan karyawan.
“Genset ini bisa dipakai untuk menerangi listrik seluruh Kukar. Harga satu unitnya mencapai Rp 7 miliar,” kata Mulku, perwakilan karyawan tambang dalam PT FBS.
Hingga saat ini, pihak manajemen PT FBS belum menampakkan diri di hadapan karyawan.
*** Klik Juga Ikonnya
