Inilah Sosok Sadiq Khan, Walikota Muslim Pertama di London
Sadiq merupakan seorang anak dari keturunan muslim Palestina. Ayahnya dulu berprofesi sebagai sopir bus.
TRIBUNKALTIM.CO, LONDON - Eropa sedang terwarnai dengan meningkatnya Islamophobia, karena munculnya perdebatan mengenai ekspansi oleh para pengungsi Suriah.
Situasi itu ditakutkan akan memberikan perubahan dan akan menyebarkan Islamisasi, serta merubah etnis dan kebudayaan asli di negara-negara Eropa.
Berbeda dengan London, negara ini baru saja memiliki walikota Muslim pertama.
Dia adalah Sadiq Aman Khan (45) pria kelahiran Tooting, London, yang baru saja memenangkan pemilihan walikota London pada jum'at malam (6/5/2016) waktu setempat.
Sadiq merupakan seorang anak dari keturunan muslim Palestina. Ayahnya dulu berprofesi sebagai sopir bus. Sadiq memiliki delapan orang saudara kandung.
Sebagai seorang Muslim, Sadiq menghadapi berbagai cercaan seperti rasisme dan kekerasan sebagai kaum minoritas di London.



Riwayat pendidikan
Khan pernah mengenyam pendidikan jurusan Hukum di Univerrsity of North London. Setelah lulus ia menjadi pengacara di bidang hak asasi manusia sebelum terpilih menjadi anggota parlemen dari partai Buruh pada tahun 2005 silam.
Maju dalam pemilihan walikota London tahun 2016, Sadiq Khan bergabung dalam Partai Buruh Inggris.
Ia berhasil menang mengalahkan saingan terdekatnya yaitu Zac Goldsmith dari pihak anggota parlemen konservatif.
Setelah terpilih, pada hari Sabtu (7/5/16) dalam acara seremoni di Katedral Southwark, dalam pidatonya Khan mengungkapkan kota London merupakan kota paling hebat di dunia dan ia bangga dan sangat rendah hati atas kemenangannya.
"Saya ingin setiap orang di London mendapatkan kesempatan bahwa kota yang telah memberikan kepercayaan kepada saya dan keluarga saya. Bukan hanya sebagai kota tempat untuk bertahan hidup, tetapi juga untuk berkembang," janji Khan saat berpidato.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sadiq-khan_20160507_094757.jpg)