Salam Tribun
Paranoia Orangtua
Belum lagi di sekolah, di perjalanan pulang ke rumah, teman-teman bermain.. aduh rasanya kita bisa jadi gila sendiri.
Apakah aman anak kita titipkan? Mengingat banyak kejadian buruk yang dilakukan orang terdekat, orang yang mengenal kehidupan kita sehari-hari, dan tidak pernah kita sangka sama sekali.
Belum lagi di sekolah, di perjalanan pulang ke rumah, teman-teman bermain.. aduh rasanya kita bisa jadi gila sendiri memikirkan betapa tak amannya dunia anak-anak saat ini.

Tentu tidak semua orang bisa kita generalisasikan memiliki sifat-sifat jahat seperti itu. Tapi apakah kita harus menutup mata dan menafikan bahwa kejadian itu jauh dari lingkungan sekitar kita?
Waspada, jangan lengah, mungkin itulah yang bisa dilakukan para orangtua saat ini. Mengekang anak walau maksudnya baik juga tidak selalu positif karena akan menimbulkan sikap pemberontakan, tidak mandiri, bahkan bisa membuat manja dan lemah.
Ada baiknya sebagai orangtua meski sibuk bisa memperhatikan keamanan anak. Apa saja aktivitas anak seharian, kemana saja mereka pergi, dan dengan siapa mereka berinteraksi. Melindungi bukan selalu membuntuti.
Baca: Saksi Minim, Pelaku Perkosaan Bocah SD Masih Berkeliaran
Seperti lirik indah lagu Sleeping Child milik Michael Learns To Rock (MLTR).
Oh my sleeping child the world's so wild, but you've build your own paradise
That's one reason why I'll cover you sleeping child
I'm gonna cover my sleeping child, keep you away from the world so wild
Ya dunia yang kita tinggali memang kejam saat ini, tapi anak-anak tetaplah harus memiliki surganya sendiri.

Bermain, belajar, dengan tenang, aman, dan nyaman. Menciptakan imajinasi-imajinasi indah sehingga kelak mereka bisa memiliki kreativitas tanpa batas.
Karena itu, tugas kitalah, orang dewasa untuk menjaga anak-anak polos ini. Menjauhkan mereka dari kejahatan dunia yang semakin masif dan mendiaspora. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pencabulan-anak_20160513_172633.jpg)