Sabtu, 18 April 2026

Speedboat Tabrakan

Tabrakan, Speedboat Rombongan BPN Hancur

Kedatangannya ke Balikpapan kali ini diselimuti rasa duka yang mendalam setelah mengetahui suaminya Rahmat (42) jadi satu dari tiga korban meninggal.

Editor: Amalia Husnul A

1. Faktor Cuaca

Motoris speedboat Petrosea Yusran dan asistennya Rudi saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Mapores PPU, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sabtu (14/5/2016). ( TRIBUN KALTIM/SAMIR)

Ditemui di RSPB, Kapolres Balikpapan AKBP Jeffry Dian Juniarta mengatakan kejadian kecelakaan speedboat diduga disebabkan faktor cuaca.

Saat kejadian terjadi hujan deras sehingga menggangu jarak pandang. Kejadian diperkirakan pada pukul 07.45 wita.

Speedboat umum dengan motoris Abdul Rahman (61) melaju dari arah Penajam Paser Utara menuju palabuhan speedboat, Kampung Baru Tengah membawa rombongan pegawai BPN berjumlah 5 orang.

Sedangkan speedboat milik PT Petrosea dinakhodai Yusran dibantu kru speedboat Rudi berangkat dari Tanjung Batu menuju ke Pelabuhan Jetty Chevron, Semayang.

BACA JUGA: BREAKING NEWS: Otopsi Rampung, Tiga Jenazah Diserahkan kepada Pihak Keluarga

"Karena hujan lebat jarak pandang menjadi rendah membuat tidak tahu kalau ada speedboat lain di dekatnya sehingga terjadi kecelakaan. Parahnya para penumpang tidak memakai life jacket yang sebenarnya menjadi hal wajib," katanya.

Polisi saat ini bersama Basarnas masih mencoba melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan atas nama Risma Lida Uliyani (25).

"Kami fokuskan untuk pencarian korban yang masih belum ditemukan kita usahakan secapatnya," ujarnya. Mengenai proses hukum, saat ini polisi memeriksa dua saksi yakni motoris dan kru speedboat milik PT Petrosea.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved