Surat Bu Camat Bikin Geger, Ambil Rapor Wajib Lunas Bayar PBB

Salah satu orangtua wali murid mengaku harus membayar PBB lebih dulu sebelum mendatangi undangan pengambilan rapor anaknya.

Surat Bu Camat Bikin Geger, Ambil Rapor Wajib Lunas Bayar PBB
Warta Kota
ILUSTRASI Pajak Bumi dan Bangunan 

TRIBUNKALTIM.CO - Sejumlah orangtua wali murid di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, mempertanyakan kebijakan pihak sekolah untuk pengambilan rapor.

Karena pengambilan rapor harus disertai bukti lunas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2016.

Padahal antara urusan pengambilan rapor sekolah dengan masalah pembayaran PBB tidak saling berkaitan.

Ketentuan itu seperti tertuang dalam surat undangan salah satu sekolah SMPN di Pare yang mendatangkan wali murid untuk mengambil rapor anaknya.

Karena salah satu syaratnya mengambil rapor harus membawa bukti pelunasan PBB 2016.

Salah satu orangtua wali murid mengaku harus membayar PBB lebih dulu sebelum mendatangi undangan pengambilan rapor anaknya.

(Baca juga: Lunturkan Sikap Individualistis, Tim Paskibraka Balikpapan Bagi Takjil Gratis)

"Baru kali ini ada aturan bayar PBB untuk ambil rapor," ungkap Edi (40) salah satu wali murid kepada Surya, Sabtu (11/6/2016).

Edi mengaku kebijakan membawa bukti lunas PBB sangat aneh jika disangkutpautkan dengan pengambilan rapor.

Karena urusan pendidikan sekolah anak dengan pembayaran PBB tidak saling berkaitan.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved