Disperindagkop Gelar Bazar Ramadhan dan Terus Pantau Pasokan Bahan Pangan
Selain hal tersebut, ia juga telah bekoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk membantu memantau serta menekan inflasi yang terjadi.
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Afridho Septian
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Balikpapan, Doortje Marpaung mengungkapkan pihaknya akan mengadakan kegiatan bazar Ramadhan untuk menekan harga bahan pangan.
Beberapa lokasi yang dipilih seperti halaman kantor kelurahan dan kecamatan di Balikpapan. Pemilihan lokasi berdasarkan perhitungan hasil evaluasi kegiatan serupa dari tahun-tahun sebelumnya.
"Jelas targetnya agar jangkauannya lebih dekat untuk masyarakat setempat. Kemudian juga si distributor juga bisa membantu lah. Ini momen bulan suci kalau membantu kan juga berpahala. Saya katakan begitu bahwa momen ini jangan digunakan untuk mencari keuntungan yang signifikan. Perlu memang mencari untung, tapi jangan keterlaluan," katanya.
Lebih lanjut, Doortje mengatakan bahwa harga barang di bazar tersebut dibanderol di bawah harga pasar.
"Saya jelas tidak secara teknis dalam menentukan harga tapi pada rapat di sini sepakat jauh di bawah harga di pasaran. Karena kalau dia sama atau bahkan lebih mahal, buat apa dilaksanakan bazar, saya bilang begitu," kata Dortje.
BACA JUGA: Cara Batalkan Puasa Saat Tak Bawa Takjil Ketika Tiba Waktu Berbuka
Menurutnya, saat rapat dengan agen distributor, Pemkot dipimpin Asisten II saat itu, agen telah sepakat. "Demikian juga dengan PT. PPI dengan gulanya juga distributor daging beku juga akan menggelontorkan produknya di semua spot-spot begitu," ujarnya.
Selain hal tersebut, ia juga telah bekoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk membantu memantau serta menekan inflasi yang terjadi seperti dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
"Lalu kita berkoordinasi juga dengan Pelindo untuk kelancaran arus barang masuk karena kita kan masih ketergantungan dengan luar daerah. Jadi di pelabuhan terutama karena barang itu masuknya dari pelabuhan. Syahbandar itu juga sepakat untuk sembako atau bahkan bahan pokok strategis itu tidak melalui birokrasi yang lama. Tapi selama ini disana aman-aman saja, tidak ada masalah," katanya.
Pelindo, ujar Doortje, memang sudah berjanji dalam forum TPID untuk tidak mempersulit bahan makanan yang akan masuk ke Balikpapan.
Komitmen tersebut dilaksanakan dalam bentuk tidak memberikan jeda yang lama dalam proses perizinan, apalagi jika yang masuk itu adalah bahan makanan pokok yang cepat busuk.
BACA JUGA: Mbah Ro, Nenek Penjual Bawang Putih yang Bikin Haru Netizen
Namun ia berharap bahwa komitmen dari Pelindo tersebut akan terus dijaga terutama saat bulan Ramadhan dan menjelang Lebaran nanti.
Tidak hanya itu, Pemkot Balikpapan melalui Disperindagkop pun melakukan langkah-langkah taktis lain untuk menekan inflasi selama bulan Ramadhan ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pasar-murah_20160602_153556.jpg)