Rabu, 8 April 2026

Vaksin Palsu Beredar

BPOM Telusuri Vaksin Palsu, Sidak ke Tempat Praktik Dokter dan Rumah Sakit, Hasilnya?

Sidak bertujuan merespon merebaknya isu vaksin palsu yang belakangan ini meresahkan masyarakat.

Penulis: tribunkaltim |
TRIBUN KALTIM/ARIDJAWANA
Seorang balita diberi vaksin imunisasi di rumah sakit Siloam Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Rafan Dwinanto dan Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terungkapnya kasus vaksin palsu di Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia membuat khawatir Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) di Kaltim.

BPOM dan Dinkes langsung menggelar inspeksi mendadak ke sejumlah tempat praktik dokter, terutama dokter anak, Selasa (28/6/2016)

Sidak bertujuan merespon merebaknya isu vaksin palsu yang belakangan ini meresahkan masyarakat.

"Ada banyak tim yang diturunkan di Samarinda. Hasilnya baru bisa saya kasih tahu besok (hari ini)," kata Kepala BPOM Samarinda Fanani Mahmud.

Fanani ikut terjun langsung dalam sidak. "Saya pagi tadi turun bersama Kepala Dinkes. Sementara sih belum ditemukan. Tapi hasil pastinya besok," sebut Fanani.

Dalam sidak tersebut, petugas BPOM memeriksa lemari penyimpanan vaksin di ruang dokter. Petugas mengamati jenis, merk serta tanggal kedaluwarsa vaksin yang dicurigai palsu.

Baca juga: Kemenkes Jamin Keaslian Vaksin di Posyandu, Puskesmas, dan RS Pemerintah

Beredarnya vaksin palsu rupanya sudah diantisipasi distributor vaksin di Kaltim. Sandi, Sales Vaksin GSK membekali dirinya dengan surat edaran dari GSK Pusat.

Dalam edaran yang dipegang Sandi, GSK mengingatkan agar dokter, apoteker dan tenaga kesehatan lainnya membeli vaksin GSK hanya di distributor resmi. Di Kaltim, distributor resminya adalah PT Anugrah Pharmindo Lestari (APL).

"Surat ini baru saya dapat kemarin," kata Sandi ditemui di tempat praktek dr Sukartini, Sp A, Selasa (28/6/2016).

Masih dalam surat yang dipegang Sandi, GSK saat ini bekerjasama dengan BPOM, Kementrian Kesehatan, Kepolisian, dalam proses investigasi. Menyusul adanya temuan produk vaksin palsu, yang kini isunya sedang berembus kencang.

Dokter spesialis anak di Samarinda, dr Sukartini SpA mengatakan, menemukan siapa yang mengedarkan vaksin palsu tidaklah sulit.

Baca: Kemenkes Minta Masyarakat tak Perlu Khawatir dengan Vaksin Palsu

"Jika memang vaksin palsunya ditemukan, kan tinggal tanya saja sama dokter yang menggunakan vaksin itu, didapat dari mana. Tinggal ditelusuri," kata Sukartini.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved