Vaksin Palsu Beredar
BPOM Telusuri Vaksin Palsu, Sidak ke Tempat Praktik Dokter dan Rumah Sakit, Hasilnya?
Sidak bertujuan merespon merebaknya isu vaksin palsu yang belakangan ini meresahkan masyarakat.
Penulis: tribunkaltim |
"Kecuali belinya dari perusahaan atau distributor tidak jelas, ya bisa jadi. Tapi saya rasa kecil kemungkinan sampai di Kaltim. Mungkin di Jawa iya kali. Tidak usah terlalu dirisaukan," tuturnya.
Pantauan Tribunkaltim.co di Rumah Sakit Siloam Balikpapan, setiap ruang dokter anak terdapat lemari pendingin yang berfungsi untuk menyimpan vaksin.
"Setiap dokter yang mau memakai vaksin kami perlihatkan. Pembukaan segel dan kondisi wadah vaksin kami perlihatkan ke pasien," ungkap Direktur RS Siloam Balikpapan, dr Danie Poluan.
Dokter Danie menjelaskan, tujuan membuka vaksin di depan pasien supaya pasien mengetahui jika vaksin di RS Siloam bukan barang sembarangan. Benar-benar asli, bukan barang bekas.
Baca: Bareskrim Masih Rahasiakan Empat RS Pemakai Vaksin Palsu
"Pasien bisa cek langsung sebelum dipakai," ujar Danie, pria kelahiran Manado ini.
Dia mengatakan, pengadaan vaksin di RS Siloam Balikpapan mengambil dari sumber resmi, yakni Pedagang Besar Farmasi yakni PT Anugerah Pharmindo Lestari, PT Rajawali Nusindo dan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan yang sediakan vaksin imunisasi dasar seperti di antaranya TBC, Polio, Tetanus, Hepatitis B.
"Sejak kami berdiri di Balikpapan belum pernah membeli di luar pedagang besar farmasi. Kalau memang lagi tidak ada stok vaksin terpaksa kami tidak melayani pasien. Kami tidak mau mencari vaksin yang di luar distributor resmi," katanya.
Dua hari lalu, BPOM Balikpapan melakukan sidak memeriksa keberadaan vaksin yang disediakan RS Siloam. Dalam hasil pemeriksaan, BPOM menyatakan vaksin di RS Siloam sudah sesuai standar normal.
"Di tempat kami tidak ditemukan vaksin palsu. Sumber pembeliannya di tempat jelas, yang bukan tempat sumber vaksin palsu," tandasnya. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/imunisasi_20160629_074630.jpg)