Rabu, 10 Juni 2026

Warga Binusan Minta Pemekaran Kecamatan, Ini yang Melatarinya

“Seperti ketersediaan air bersih yang belum menyentuh daerah-daerah ini,” ujarnya.

Tayang:
TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
Kondisi infrastruktur jalan yang masih buruk di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Warga Desa Binusan, khususnya di Tanjung Cantik dan Sungai Apuk, menuntut pemekaran kecamatan, berpisah dari Kecamatan Nunukan.

Tuntutan pemekaran yang disampaikan melalui anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Niko Hartono, disebabkan belum terpenuhi sejumlah kebutuhan dasar warga.

“Kebutuhan dasar dan hak-hak mereka banyak yang belum terpenuhi. Ini sangat aneh, karena Desa Binusan berada tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Nunukan,” ujar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Bagi warga, membentuk kecamatan sendiri berpisah dari Kecamatan Nunukan harus segera direalisasikan. Selain untuk memastikan terpenuhinya hak dasar warga di wilayah tersebut, pemekaran juga diharapkan mempercepat pembangunan infrastruktur dan perekonomian.

“Agar bisa bersaing dengan wilayah lain seperti Kecamatan Nunukan Selatan. Apalagi luasan Desa Binusan cukup layak untuk dimekarkan,” katanya.

(Baca juga: Listrik Masih Sering Padam, PLN Interkoneksikan Lima Pembangkit)

Niko Hartono mengatakan, usulan pemekaran Desa Binusan menjadi kecamatan sempat tertunda, karena adanya moratorium pemekaran.

“Sekarang sudah dicabut atau tidak? Itu saya akan tanyakan di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa,” ujarnya.

Dia menyatakan mendukung aspirasi masyarakat tersebut. Sebab, seperti yang disampaikan warga kehidupan mereka masih jauh dari pelayanan pemerintah terutama pemenuhan hak dasar seperti listrik, pendidikan, dan kesehatan.

"Jadi mereka hidup di kota tetapi seperti hidup di pedalaman. Kampung banget!" katanya.

Warga mengeluhkan karena belum menikmati listrik. Sehingga pada malam hari, mereka hanya diselimuti kegelapan. Dampaknya, kecelakaan seringkali terjadi di jalan.

Warga berharap, pemerintah segera membangun jaringan yang disusul pendistribusian listrik.

"Belum pernah listrik masuk sana katanya, padahal dekat dengan kota," ujarnya.

Di sektor kesehatan, warga yang tinggal tidak jauh dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengaku seringkali dipersulit saat akan membawa keluarga yang sakit.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved