Reshuffle Kabinet
Ini Menteri-menteri yang Selalu Aman Dari Reshuffle Kabinet
ada pula menteri-menteri yang sama sekali tidak tersentuh reshuffle. Meski kinerja mereka dikritik, posisi mereka seperti tak bisa diutak-atik oleh
baca juga : Ungkapkan Kekecewaan, Netizen Tulis Puisi Reshuffle Jilid 2
Amran Sulaiman
Selain Rini, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjdi salah satu anggota Kabinet Kerja yang kerap digoyang menjelang reshuffle jilid II.
Amran dianggap tak mampu mengatasi ketersediaan daging saat bulan Ramadhan sampai Lebaran.
Ketersediaan daging langka di pasaran, sedangkan permintaan membeludak. Akibatnya, harga daging melonjak hingga Rp 150.000.
Bahkan setelah keran daging impor dibuka untuk swasta, harga daging tak kunjung normal.
Padahal, Jokowi sudah mewanti-wanti sejak jauh-jauh hari bahwa harga daging harus di bawah Rp 75.000 sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat luas.
Menteri Perdagangan Thomas Lembong pun digeser dari posisinya ke Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Posisinya digantikan oleh politisi Nasdem, Enggartiasto Lukito.
Saat mengumumkan kabinet baru kemarin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyinggung bahwa masuknya Enggar menggantikan Thomas adalah untuk menekan harga pangan yang sempat berfluktuasi harganya.
Namun, posisi Amran yang juga berkaitan dengan fluktuasi harga pangan tetap aman dan tak tersentuh.
baca juga : Ini Keinginan Menteri yang Digusur, Mulai dari Jualan Telur Asin hingga Jadi Dubes
Puan Maharani
Posisi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang dijabat politisi PDI-P Puan Maharani menjadi satu-satunya pos Menko yang tidak pernah diutak-atik.
Pada reshuffle jilid I tahun lalu, Jokowi mengganti tiga menteri koordinator sekaligus.
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan yang semula dijabat Tedjo Edhy Purdjianto dipercayakan kepada Luhut Binsar Pandjaitan.