Kamis, 9 April 2026

Tujuh Remaja Putus Sekolah Pesta Miras Oplosan di Pinggir Jalan

Mereka tak bisa mengelak saat diamankan petugas, pasalnya sebagian dari mereka sudah dalam kondisi mabuk.

TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Tujuh remaja putus sekolah yang terjaring Patroli Polisi Sektor Balikpapan Utara saat pesta miras oplosan di kawasan Gunung Kawi pada Minggu (14/8/2016) dinihari. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Orang tua harus lebih waspada mengawasi pergaulan anak mereka, agar anaknya tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah.

Tengok saja tujuh anak baru gede (ABG) yang kedapatan menenggak minuman keras oplosan di kawasan Gunung Kawi Balikpapan Tengah oleh jajaran Polsek Balikpapan Utara saat melakukan patroli rutin Minggu (14/8/2016) dinihari.

Mirisnya, para remaja tersebut masih di bawah 17 tahun, tiga di antara mereka adalah remaja perempuan.

Mereka tak bisa mengelak saat diamankan petugas, pasalnya sebagian dari mereka sudah dalam kondisi mabuk.

"Udah biasa pak ngumpul sama teman, makanya kita minum-minum," kata salah seorang remaja tersebut di Mapolsek Balikpapan Utara.

Bahkan belakangan diketahui semuanya telah putus sekolah, bahkan satu di antara remaja putri tersebut sudah berulangkali keluar masuk Polsek Balikpapan utara akibat terjaring patroli petugas.

"Sudah tiga kali saya ditangkap polisi," tuturnya sambil menutup wajah dengan kedua tangannya.

Tak perlu modal banyak untuk merasakan sensasi mabuk minuman keras, cukup dengan membeli alkohol 70 persen, beberapa sachet minuman energi, lalu 1 botol air putih. Dengan lihai mereka mengoplosnya menjadi minuman memabukkan.

"Tanpa mereka ketahui, minuman yang mereka oplos tersebut bisa membahayakan keselamatan mereka," ujar Panit Reskrim Polsek Balikpapan Utara, Ipda Nikson Sitompul kepada Tribun.

Nikson turut prihatin melihat para remaja bebas keluar pada malam hari, apalagi melakukan kenakalan seperti pesta miras di pinggir jalan

Jajarannya belakangan ini rutin melakukan patroli setiap malam guna menekan hal-hal yang dapat memicu tindak kriminal di wilayah Balikpapan Utara.

Salah satunya menjaring pemuda-pemuda yang acap kali mabuk-mabukan di pinggir jalan atau lokasi-lokasi tertentu.

"Untuk memberikan efek jera, kami akan memanggil orang tua untuk membuat pernyataan. Ini bukan yang pertama kalinya. Bahkan ada yang terjaring untuk kesekian kalinya dengan kasus yang sama. Polisi tak bisa sendiri menekan kenakalan seperri ini, peran orangtua juga penting mengawasi anak mereka," tegasnya. (*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved