Kematian Wayan Mirna Salihin

Mirna Tewas tak Sampai Lima Menit, Penyebabnya Bukan Sianida?

Ahli Patologi Forensik dari Australia Beng Beng Ong mengungkap gejala umum seorang terkena zat sianida.

Harian Warta Kota/henry lopulalan
Terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso ketika menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Bunggur Raya, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2016). Sidang tersebut menghadirkan dan mendengarkan keterangan dua saksi ahli yakni Ahli Kriminologi Ronny Rasman Nitibaskara dan Ahli Psikologi Sarlito Wirawan Sarwono. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Imelda Wongso, ibu kandung Jessica Kumala Wongso, menghadiri sidang anaknya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Senin kemarin.

Setelah sempat meninggalkan gedung PN Jakarta Pusat, dia kembali ke tempat itu.

Dia duduk di kursi barisan depan bersama kerabatnya. Imelda memperhatikan anaknya yang duduk di kursi pesakitan. Melihat anaknya yang berada hanya beberapa meter di depan, Imelda sempat meneteskan air mata.

Seorang kerabat memberi tisu untuk Imelda lalu pundaknya ditepuk beberapa kali oleh kerabatnya agar tetap tenang dan sabar. Ketika sidang dimulai, majelis hakim mempersilakan Jessica masuk ke ruang sidang dan duduk di kursi terdakwa.

"Terdakwa sehat? Bisa mengikuti persidangan hari ini?" tanya Ketua Majelis Hakim Kisworo kepada Jessica.

Baca: Menurut Psikolog Perilaku Jessica Janggal saat Menaruh Paper Bag

"Sehat walafiat, Yang Mulia. Saya siap jalani sidang hari ini," jawab Jessica.

Ahli Patologi Forensik dari Australia Beng Beng Ong mengungkap gejala umum seorang terkena zat sianida. Dia menjelaskan, gejala umum yang ditunjukkan seseorang terkena racun sianida adalah mual, muntah, dan kesulitan bernafas.

Apabila dosis tinggi, seseorang akan kejang-kejang dan meninggal dunia.

"Kecepatan seseorang meninggal ketika terkena racun sianida itu, tergantung cara masuknya," ujar Beng Beng Ong.

Apabila sianida berbentuk gas masuk ke tubuh, kata dia, maka akan lebih cepat membunuh seseorang. Ini karena gas sianida akan masuk ke dalam paru-paru sehingga menghambat saluran pernafasan.

Namun, apabila racun sianida masuk ke tubuh melalui mulut, maka kecepatan meninggal korban lebih lama. Ini karena racun itu harus masuk terlebih dahulu ke lambung.

Baca: Ahli Psikologi Sebut Jessica Terindikasi Kuat Memiliki Kepribadian Amorous Narcissist, Apa Itu. . .

Setelah racun diserap usus, maka akan masuk ke darah, lalu, akan dinetralisir oleh hati.

Apabila jumlah dosis tinggi, maka hati tidak bisa menetralisir secara sempurna, serta racun akan masuk ke dalam jantung.Dari jantung, racun sianida akan disebarkan ke seluruh tubuh.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved