Hendak Ditangkap Polisi, Pelaku Curanmor Buang Kunci T ke Semak-semak
"Beberapa motor sudah pretelan, saat hendak kami amankan, pelaku sempat membuang kunci T nya ke semak-semak."
Penulis: Christoper Desmawangga | Editor: Amalia Husnul A
Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper Desmawangga
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jajaran kepolisian dari Polsekta Samarinda Utara berhasil mengamankan pelaku pencurian motor, pelaku yang mencoba melawan aparat saat hendak diamankan.
Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan 'timah panas' di kaki kanannya.
Pelaku atas nama Lastono (28), warga jalan P Suryanata, Samarinda Ulu, yang diamankan aparat di jalan Padat karya, Samarinda Utara, Minggu (25/9) malam silam.
Dari laporan yang masuk di meja kepolisian, pelaku telah melakukan aksi pencurian sebanyak empat kali. Namun, dari pengakuan pelaku, dirinya telah melakukan aksi pencurian sebanyak lebih dari delapan kali aksi pencurian.
Hingga saat ini aparat baru berhasil mengamankan empat barang bukti kendaraan bermotor, dari hasil curian di kawasan Samarinda Utara sebanyak dua motor, lalu kawasan Samarinda Ulu dan Samarinda Ilir masing-masing satu motor.
BACA JUGA: Saat-saat Tertentu, Pantai Eksotik dengan Jejeran Pohon Kelapa ini Didatangi Ribuan Pengunjung
"Saat ini kami baru berhasil amankan empat motor. Setelah ini akan kami kembangkan lagi dan diperkirakan satu motor lagi di Samarinda Seberang. Namun, dari pengakuannya pelaku sudah lakukan aksi pencurian lebih dari delapan kali, namun sesuai dengan laporan yang ada, baru empat kali," tutur Kapolsekta Samarinda Utara, Kompol Erick Budi S, Senin (26/9/2016).
Pelaku sendiri telah menjadi target operasi aparat sejak 2 minggu terakhir, selain mengamankan pelaku beserta barang bukti motor, aparat juga amankan kunci T yang kerap digunakan pelaku beraksi.
"Beberapa motor sudah pretelan, saat hendak kami amankan, pelaku sempat membuang kunci T nya ke semak-semak," ungkapnya.
Lanjut Kompol Erick menjelaskan, terdapat beberapa titik kawasan yang dianggap rawan terjadinya aksi jambret maupun begal, serta curanmor.
BACA JUGA:Detik-detik Begal Menarik Paksa Kalung Emas dari Leher Wanita
Diantaranya, jalan PM Noor, kawasan Griliya hingga jalan DI Panjaitan, yang menjadi kawasan rawan curanmor.
"Ini merupakan kawasan permukiman, dan padat penduduk, lalu beberapa kasus yang ada curanmor kerap terjadi di kawasan tersebut," tuturnya.
Sedangkan, kawasan yang rawan terjadinya aksi jambret maupun begal, diantaranya jalan PM Noor, jalan DI Panjaitan, sekitar kawasan Sempaja dan jalan Perjuangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tersangka-dirawat_20160926_204140.jpg)