Seni Budaya

Angkat Budaya Lokal, Berharap Batik Kaltim Bisa Go International

Tidak hanya bekerja sendiri, Fanti dibantu tim ahlinya untuk saling bekerja sama menciptakan produk baru.

Angkat Budaya Lokal, Berharap Batik Kaltim Bisa Go International
TRIBUN KALTIM/AYUK FITRI
Ibu-ibu PKK Desa Wisata Gunung Binjai berlatih membatik. 

Penjualan yang terus meningkat ini berkat promosi yang rajin dilakukan seperti mengikuti pameran dalam dan luar negeri, fashion show dalam dan luar negeri, dan sosial media. Selain itu Fantin mengatakan promosi juga dilakukan dari mulut ke mulut.

Baca: Begini Serunya Ibu-ibu PKK Dewi Binjai Membatik di Kain Mori

"Kalau karya produknya bagus maka secara otomatis dipromosikan langsung oleh para pelanggan yang merasa puas," katanya.

Meskipun semua proses produksi batik di workshop milik pribadinya di Pekalongan, Hesandra tetap memproduksi produk yang diproduksi di Kaltim.

"Jadi karena mengangkat budaya Kaltim melalui wastranya, kami tetap memproduksi bahan‑bahan asli Kaltim. Seperti tenun sarung Samarinda, ulap doyo, badong tencep dan sulam tumpar. Semua dikerjakan oleh perajin lokal dengan arahan Hesandra, sehingga produknya unik dan tidak akan bisa dijumpai di tempat lain," ujarnya.

Sedangkan ide penciptaan produk, Fanti menjelaskan bahwa dirinya tidak mengikuti tren, tetapi pihaknya selalu berusaha menciptakan tren.

"Saya desain motif‑motif itu sesuai yang saya mau aja dengan tentunya tetap menerima masukan dari para ahli maupun pelanggan loyal kami," kata Fatin.

10 Motif Batik Balikpapan
Batik resmi telah mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009 lalu. Batik Indonesia masuk dalam daftar warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi.

Setiap tanggal 2 Oktober dijadikan Hari Batik Nasional yang telah tercantum dalam Keputusan Presiden 2009.

Jika selama ini kita lebih mengenal batik sebagai warisan nenek moyang Indonesia khususnya Jawa. Namun perlu diketahui motif batik kini merambah hingga ke pelosok Nusantara. Seperti di Balikpapan, kini terdapat 10 motif khas Balikpapan yang telah dipatenkan sebagai motif batik khas Balikpapan.

Halaman
1234
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved