Kota Balikpapan Tertinggi Inflasi September di Region Kalimantan
Tingginya angka inflasi di Balikpapan, sedikit disumbang dari komoditi tarif pulsa ponsel.
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Amanda Liony
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Untuk region Kalimantan, Kota Balikpapan pada bulan September lalu mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,21 persen, diikuti Kota Palangkaraya, dan Banjarmasin yang sama-sama mengalami inflasi sebesar 0,11 persen. Sementara enam kota lainnya mengalami deflasi.
"Untuk inflasi kalender tertinggi terjadi di Pontianak, Kalbar sebesar 3,22 persen, dan terendah terjadi di Kota Tanjung, Kalsel sebesar 0,39 persen," ujar Nur Wahid, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Balikpapan, Senin (3/10/2016).
Tingginya angka inflasi di Balikpapan, sedikit disumbang dari komoditi tarif pulsa ponsel.
Sedangkan komoditi yang justru memberikan andil terhadap deflasi yaitu telepon seluler.
(Baca juga: Wow, Melawat ke Pulau Derawan Hanya Rp 859 Ribu PP)
"Tarif pulsa ponsel mengalami kenaikan indeks harga sebesar 3,088 persen, dan memberikan andil terhadap terjadinya inflasi sebesar 0,0893 persen," katanya.
Berdasarkan kontribusinya terhadap total konsumsi rumah tangga, kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan memberikan andil inflasi pada September sebesar 0,1139 persen.
Disusul kelompok makanan jadi, minuman, dan rokok juga tembakau sebesar 0,0838 persen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-inflasi_1_20150804_182300.jpg)