Milisi Abu Sayyaf

Bersyukur Sudah Bertemu Kapten Ferri, Nur Hasanah Bisa Tidur Nyenyak

Saat ini masih terdapat dua ABK lainnya yang masih disandera, yakni M Robin Piter dan M Nasir.

Bersyukur Sudah Bertemu Kapten Ferri, Nur Hasanah Bisa Tidur Nyenyak
tribunkaltim.co/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Abdul Muis memegang foto kapten Ferri Arifin, saat masoh disandera, Sabtu (25/6/2016)lalu. Pada 1 Oktober, Ferri Arifin bersama Edi Suryono dan M Mahbrur telah dibebaskan penyandera. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Abdul Muis dan Nur Hasanah akhirnya bisa bernafas lega dan tidur nyenyak.

Pasalnya mereka telah bertemu langsung dengan anaknya, yakni Kapten Ferri Arifin, yang merupakan nakhoda Tug Boat (TB) Charles 00, yang kurang lebih telah disandera oleh kelompok bersenjata Filipina, Abu Sayyaf, sekitar 3 bulan lebih, sejak ditangkap pada tanggal 20 Juni silam.

Saat ini, Abdul Muis dan Nur Hasanah masih berada di Jakarta untuk mendampingi anaknya tersebut.

Bahkan keduanya tidak akan bertolak ke Samarinda jika kapten Ferri tidak ikut serta. Artinya keduanya akan tetap di Jakarta selama pemeriksaan anaknya dan dua ABK lainnya selesai, hingga diperbolehkan pulang.

"Kami tunggu di Jakarta saja sampai Ferri pulang nanti. Karena saat ini masih terus dilakukan pemeriksaan. Semoga dia sehat-sehat saja," ucap Nur Hasanah saat dihubungi via telepon, Sabtu (8/10/2016).

(Baca juga: Wawali Gagas Amnesti PBB: Bayar Langsung Lima Tahun, Dapat Diskon Dua Tahun)

Lanjut dia menjelaskan, dirinya pun sudah bertemu dengan anak keduanya dari tiga bersaudara itu. ia pun cukup trauma dengan kejadian penyanderaan itu. Bahkan dirinya mengatakan Ferri tidak boleh pergi lagi.

"Kami diperbolehkan bertemu, jadi saya dan bapaknya (Abdul Muis) sudah bertemu, rasanya dia tidak boleh kemana-mana lagi. Kejadian ini memang buat kami sangat merasa kehilangan," tuturnya.

Nur Hasanah mengaku, saat ini dirinya sudah bisa tidur nyenyak. Namun, dia tetap berharap agar dua ABK lainnya yang masih disandera segera dapat dibebaskan.

"Tidur sudah enak, tidak gelisah lagi. Alhamdullilaah keluarga kami sudah lengkap," tutupnya.

Untuk diketahui, dari tujuh ABK TB Charles 00 yang disandera oleh Abu Sayyaf sejak 20 Juni silam, secara bertahap telah dibebaskan.

Mulai dari tanggal 17 Agustus yakni Ismail dan M Sofyan. Lalu, tanggal 1 Oktober lalu, Kapten Ferri Arifin, Edi Suryono, dan M Mahbrur telah bebas. 

Saat ini masih terdapat dua ABK lainnya yang masih disandera, yakni M Robin Piter dan M Nasir. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved