Sabtu, 11 April 2026

Satukan Perbedaan, DKK akan Pertemukan Yarsi dan RSUD AW Sjahranie

Jika sampai tanggal tersebut tak ada izin yang dikeluarkan, maka akan terjadi kekosongan pengelolaan di RSI Samarinda.

TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dinas Kesehatan Kota Samarinda mempertemukan kedua belah pihak, manajemen Yarsi dan RSUD AW Sjahranie sebagai tindak lanjut perbedaan pendapat pengelolaan Rumah Sakit Islam (RSI) Samarinda,  Jumat (14/10/2016),

Hal ini disampaikan Ismed Kusasih, Kepala Bidang Perizinan DKK Samarinda.

"Ya, ada pertemuan. Nanti datang saja ke kantor DKK," ujarnya.

Baca: BREAKING NEWS -- Yarsi Ajukan Gugatan ke PTUN

Hingga saat ini, diketahui belum ada satupun izin operasional rumah sakit RSI yang dikeluarkan oleh DKK, meski kedua belah pihak sama-sama mengajukan izin operasional.

Agenda pembahasan dalam pertemuan tersebut yakni bagaimana solusi terbaik, mengingat pada 15 November nanti, izin operasional RSI di bawah Yarsi akan habis.

Baca: Laporan Pidana Dilayangkan Yarsi, Ini Tanggapan Direktur AWS

Jika sampai tanggal tersebut tak ada izin yang dikeluarkan, maka akan terjadi kekosongan pengelolaan di RSI Samarinda. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved