Aksi Demonstrasi
Demonstran di Kota Ini Gelar Siaran Langsung Melalui Media Sosial
Uniknya, salah seorang presenter yang berdiri menghadap kamera smartphone mereportase keadaan menggunakan bahasa Inggris.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Amalia Husnul A
Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Di antara ribuan pengunjuk rasa di Lapangan Merdeka Balikpapan, Jumat (4/11/2016). Terdapat segelintir pengunjuk rasa yang memilih menempatkan diri di sudut belakang lapangan.
Layaknya pekerja jurnalistik televisi, mereka menyiapkan peralatan siar, namun lebih sederhana. Hanya bermodal smartphone mereka melaporkan situasi terkini aksi menuntut Ahok diproses hukum tersebut.
Uniknya, salah seorang presenter yang berdiri menghadap kamera smartphone mereportase keadaan menggunakan bahasa Inggris.
Saat dikonfirmasi presenter tersebut, Arif Jafar mengatakan mereka melaporkan kegiatan tersebut ke media sosial yaitu facebook. "Kami live di facebook, mas," kata anggota Komunitas Balikpapan Milik Allah.
Saat ditanya mengapa nenggunakan bahasa Inggris, dirinya menjawab bahwa sasaran mereka bukan hanya masyarakat Indonesia namun juga pihak asing.
Baca: Massa Demo di Kota Ini akan Serahkan Petisi di Polres
"Banyak teman di luar yang bertanya ada apa Indonesia, makanya kita laporkan menggunakan bahasa Inggris. Live bisa ditonton di facebook BPP Milik Allah," bebernya.
Berikut reportase yang mereka laporkan di Lapangan Merdeka Balikpapan menggunakan bahasa Inggris :
Assalam wr wb. Right now, i'm with thousands of Muslims in Balikpapan, East Borneo, in a peaceful demo to defend the Quran. This is the second, where the first was held two weeks ago in Jakarta.
Currently, thousands of Muslims are gathering at the Merdeka Square, Balikpapan in order to demand responsiblity from Jakarta's Governor, Basuki Tjahaja Purnama or Ahok because of his alleged defamation.
Ahok was reported by the organizations for his statement during a visit to Pulau Seribu regency on Sept. 27 during which he spoke to residents about Surah al-Maidah, verse 51 of the Quran.

Massa demonstran siaran langsung dari lokasi demonstran, Jumat (4/11/2016). (tribunkaltim.co/muhammad fachri ramadhani)
In part of his speech, Ahok said, “In your inner hearts, ladies and gentlemen you may feel you cannot vote for me, because [you have been] lied to by [people quoting] Surah al-Maidah, verse 51, etc. […] So, if you cannot vote for me because you are afraid of being condemned to hell you do not need to feel uneasy as you are being fooled. It is alright.”
The government indecision and inaction on this matter, drive the Ummah to unite in one banner.
This demo is not limited only in Jakarta and Balikpapan, this demo is also happening in major cities in Indonesia, for example in Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Medan, Makassar and many others.
This massive march, hopefully can raise the awareness of the Ummah that democracy is not a valid system, the one and only solution is Islamic system. Arief, from Balikpapan, reporting
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/live-demonstran_20161104_144022.jpg)