Selasa, 7 April 2026

Kenaikan Harga Batubara Seharusnya Diiringi Kenaikan Volume Ekspor

Sayangnya, kata Alex, kenaikan harga tersebut tidak diikuti peningkatan volume produksi ekspor.

Penulis: Rafan Dwinanto |
IST
Tambang Batubara 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pergerakan harga batubara di pasar internasional dinilai sangat menggembirakan.

Sejak April 2016 lalu, harga komoditas ekspor andalan Kaltim ini terus merangkak naik.

"Awal November ini saya sempat melihat harga batubara menyentuh 102 dollar per ton. Padahal, April lalu baru sekitar 40 dollar per ton," kata Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kaltim, Alexander Soemarno, Kamis (10/11/2016).

Sayangnya, kata Alex, kenaikan harga tersebut tidak diikuti peningkatan volume produksi ekspor.

(Baca juga: Trump Menang, Siapa Galau? China Kena Imbas Pertama, Indonesia Berikutnya)

"Suplai batubara di luar kurang. Tapi belum diikuti kenaikan volume ekspor," kata Alex.

Akibatnya, pertumbuhan ekonomi Kaltim di triwulan III masih minus. Kendati, pergerakan harga batubara terus naik.

"Sehingga, sektor pendukung batubara ini belum bergerak. Padahal harga sudah bagus," kata Alex. (*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved