Aksi Demonstrasi
Astaga. . . Terdata Tujuh Orang Warga Kedapatan Terbang ke Jakarta, Ikut Demo?
"Ada tujuh orang terdata ikut demo ke Jakarta. Saya katakan tak ada toleransi bagi warga Kaltim ke Jakarta," tegas Johny.
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani | Editor: Amalia Husnul A
Laporan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Johny L Tobing dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin menegaskan tidak memberikan toleransi kepada warga Kaltim dan Kaltara terbang ke Jakarta ikut unjuk rasa pada tanggal 25 November dan 2 Desember mendatang.
"Ada tujuh orang terdata ikut demo ke Jakarta. Saya katakan tak ada toleransi bagi warga Kaltim ke Jakarta," tegas Johny.
"Kalau warga Kaltim ke Jakarta untuk apa? Ini bukan lagi ingin menegakkan hukum, tapi ada agenda lain yang dapat memecah persatuan bangsa," lanjutnya.
Baca: Unjuk Rasa Jilid III, Pangdam Imbau Warga Kaltim tak Perlu ke Jakarta, Ini Alasannya
Dalam beberapa pertemuan pihaknya telah mengingatkan ancaman Proxy War. Ada golongan (non state) yang mengincar kekayaan Indonesia.
Mereka melakukan upaya propoganda, melalui cara politik adu domba agar suatu negara terpecah dan hancur.
"Percayalah, kalau tidak waspada Bangsa kita akan hancur oleh bangsanya sendiri. Tengok Sriwijaya dan Majapahit kerajaan besar, hancur oleh bangsanya sendiri," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pangdam-dam-kapolda-gub_20161123_095925.jpg)