Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Sekujur Kulit Tubuhnya Melepuh

Penyanyi Ini Diberi Obat Antibiotik, Sungguh Mengerikan Reaksinya!

Sandy Duperval adalah penyanyi di Toronto, Kanada, dia diberi obat antibiotik untuk infeksi sinus, tetapi kemudian 90% kulit tubuhnya melepuh.

dailymail.co.uk
Artis penyanyi Sandy Duperval, 34, dari Toronto, Kanada mengalami reaksi hipersensitif terhadap obat antibiotik sehingga kulit tubuhnya melepuh seperti terbakar. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Seorang artis penyanyi Kanada mengalami reaksi tubuh mengerikan sehingga 90% kulit di sekujur tubuhnya melepuh, setelah diberi antibiotik untuk mengobati infeksi sinus.

Dokter telah memberi informasi kepada keluarganya bahwa dikhawatirkan pasien ini tidak akan bisa bertahan, bila kondisinya terus memburuk.

Beruntung, sang artis penyanyi itu berhasil melewati masa kritis setelah menjalani operasi menyelamatkan jiwanya.

Sandy Duperval
Sandy Duperval ketika menjalani rawat inap akibat reaksi berlebihan saat mendapatkan pengobatan antibiotika.

Penyanyi itu adalah Sandy Duperval (34). Dia didiagnosis menderita nekrolisis epidermal toksik (NET), nyawanya terancam dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Dokter memberikan resep obat untuk mengatasi infeksi sinus tujuh tahun lalu, tetapi 10 hari kemudian setelah meminum obat itu mulailah tubuhnya mengalami ruam-ruam.

Sandy Duperval
Inilah penampilan sehari-hari Sandy Duperval, 34, sebagai artis penyanyi cukup terkenal di Toronto, Kanada.

Dia pergi ke rumah sakit setelah kondisinya semakin memburuk, namun petugas medis memperingatkan keluarganya bahwa kondisinya memburuk. Penyanyi dari Toronto, Kanada, berhasil lolos dari maut setelah menjalani operasi.

Meski kisah ini sudah terjaid cukup lama, Duperval pun masih ingin persoalan ini dirilis untuk umum, agar bisa menyemangati setiap orang agar tidak mudah menyerah.

Sandy Duperval
Beginilah kondisi tubuh Sandy Duperval, sekitar 90 persen kulitnya melempuh sepeeti terbakar setelah mengkonsumsi obat antibiotik.

Duperval mengatakan: "Karir saya sangat baik dan saya masih menyimpan banyak banyak mimpi besar. Tiba-tiba seluruh hidup saya berubah dalam semalam, butuh bertahun-tahun untuk memulihkan kulit dan kesehatan saya agar kembali normal,” kata dia.

"Saya tidak berani keluar rumah, karena orang pikir saya ini menderita penyakit luar biasa...” tuturnya.

"Ketika melihat kembali foto-foto itu sulit untuk tidak merasa emosional. Pengalaman ini mengingatkan bahwa sekarang aku sudah mampu bernafas lebih baik."

Sandy Duperval
Meski kini sudah sembuh total, ternyata NET menyebabkan Sandy Duperval mengalami trauma berkepanjangan.

Desember 2009 sebelum tur ke Maroko, saya mendapat resep obat sulfamethoxazole dan trimethoprim untuk pengobatan selama 10 hari.

Tetapi kemudian menimbulkan banyak ruam di kulitnya, lalu diberi tambahan obat antihistamin dan dikirim kembali ke rumah.

Lebih dari 90 persen kulit tubuhnya terkena ruam, dia kehilangan kulit bibir, tangan dan kaki. Kukunya terkelupas, mulut dan bibirnya terus berdarah dan ia terus di rumah sakit selama empat minggu. Namun, ketika ruam terus bertambah, maag pun kambuh.

Beberapa jam kemudian kesehatannya memburuk dan kulitnya mulai 'gelembung'.

Dokter menduga, Duperval terjangkit herpes fatal, diduga itu terjadi setelah dia melakukan kontak dengan monyet saat melaksanakan tur di Maroko.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved