Minggu, 12 April 2026

Supaya Nggak Gagal Paham, Yuk Kenali Rectoverso si Pengaman Uang

Bank Indonesia (BI) sudah menggunakan rectoverso sebagai fitur pengaman dalam uang kertas rupiah sejak era tahun 1990-an.

Editor: Syaiful Syafar
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Warga menunjukkan uang kertas rupiah baru tahun emisi 2016 usai melakukan penukaran di Blok M Square, Jakarta, Senin (19/12/2016). Bank Indonesia resmi meluncurkan sebanyak tujuh uang rupiah kertas dan empat uang rupiah logam tahun emisi 2016 antara lain pecahan Rp 100.000 (gambar utama Ir Soekarno dan Moh. Hatta), Rp 50.000 (gambar utama Ir. H. Djuanda Kartawidjaya), Rp 20.000 (gambar utama G.S.S.J Ratulangi), Rp 10.000 (gambar utama Frans Kaisiepo), Rp 5.000 (gambar utama K.H Idham Chalid), Rp 2.000 (gambar utama Mohammad Hoesni Thamrin) dan Rp 1.000 (gambar utama Tjut Meutia), pecahan logam, mulai dari Rp 1.000 (gambar utama I Gusti Ketut Pudja), Rp 500 (gambar utama Letjend TNI T.B Simatupang), Rp 200 (gambar utama Tjiptomangunkusumo) dan Rp 100 (gambar utama Herman Johannes). 

TRIBUNKALTIM.CO -- Setelah akhir tahun 2016, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah desain baru, rectoverso kembali menjadi perbincangan.

Apa itu rectoverso? Mari mengenal rectoverso si pengaman uang itu.

Fitur keamanan yang lazim terdapat pada uang kertas adalah rectoverso alias gambar saling isi.

Tidak hanya uang kertas rupiah, beberapa uang kertas di negara lainnya pun menggunakan rectoverso sebagai fitur pengaman.

Rectoverso pun bukan hal yang baru dalam uang kertas rupiah.

Bank Indonesia (BI) sudah menggunakan rectoverso sebagai fitur pengaman dalam uang kertas rupiah sejak era tahun 1990-an.

Tidak percaya? Coba saja ambil uang kertas mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000 yang ada di dalam saku atau dompet Anda lalu perhatikan pada bagian kiri pada sisi muka yang terdapat gambar pahlawan serta pada bagian kanan sisi lain uang kertas.

Pada sisi muka uang kertas yang terdapat gambar pahlawan, rectoverso ada di sebelah kiri.

Kalau Anda perhatikan baik-baik, gambar ornamen berbentuk bulat tersebut membentuk logo BI.

Kalau masih tidak pecaya, gunakan metode terawang.

Perhatikan bagian kiri sisi muka uang kertas yang terdapat gambar pahlawan, di situlah ada rectoverso yang membentuk logo BI, bukan simbol terlarang yang belakangan ini hangat dibincangkan.

Beberapa negara pun mengenal rectoverso dalam uang kertas mereka.

Uang Negara Lain

Bank sentral Polandia, misalnya, melakukan perbaikan terhadap fitur rectoverso pada uang kertas baru yang diedarkan pada tahun 2013 silam, yang bisa dilihat pada bagian kanan sisi muka uang kertas semua pecahan.

Bank sentral Bangladesh juga menggunakan rectoverso sebagai fitur pengaman pada uang kertas denominasi 50 taka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved