Rombongan Manusia Perahu Datang Lagi, Sebenarnya Siapa dan Dari Mana Mereka?
Oleh turis asing, pulau ini juga disebut Pulau SpongeBob karena bentuknya persis Bikini Bottom, tempat tinggal tokoh kartun ngehits itu.
Penulis: Syaiful Syafar | Editor: Syaiful Syafar
Dilansir dari www.eviindrawanto.com, Evi mengungkap daratan pulau itu hanya sejumput pasir bertanah yang ditumbuhi beberapa pohon kelapa dan semak belukar.
Oleh turis asing, pulau ini juga disebut Pulau SpongeBob karena bentuknya persis Bikini Bottom, tempat tinggal tokoh kartun ngehits itu.
Yang mengagetkan, di daratan pulau ini banyak berserakan tulang-belulang manusia.
Konon, tulang belulang dan nisan-nisan pekuburan itu adalah milik masyarakat Balikukup, sekelompok suku Bajau yang mendiami pulau seluas kurang lebih 28.2 hektare yang terletak di seberang Manimbora.
Tulang belulang tersebut bukan korban kejahatan atau apa pun cerita misteri lainnya. Manimbora memang tanah pekuburan bagi warga Balikukup.
Tulang belulang tadi berasal dari pusara terbongkar akibat dampak abrasi pantai.
Pusara paling bagus atau yang berkelambu kuning milik tokoh masyarakat atau semacam wali dalam masyarakat Balikukup.
Yang menarik, tulang belulang tersebut banyak yang kembali ke Balikukup dan dipercaya oleh penduduk bahwa yang bersangkutan rindu pada kampung halamannya.
Biasanya akan dikumpulkan dan dikubur kembali ke Manimbora. Tapi sebanyak yang dikubur kembali, sebanyak itu yang pulang kembali untuk menemui sanak saudara mereka.
Apa Hubungannya dengan Manusia Perahu?
Pada tahun 2014, Kabupaten Berau dihebohkan dengan keberadaan nelayan asing yang masuk secara ilegal. Jumlahnya mencapai ratusan orang.
Sebenarnya mereka sudah terdeteksi sejak 2010, namun puncaknya terjadi di 2014.
Orang-orang asing ini dideteksi adalah kelompok suku Bajau yang berasal dari Bunggau, Filipina dan Semporna, Malaysia.
Mereka menjadikan perahu sebagai rumahnya. Nekat menyusuri ganasnya ombak lautan, menyambung hidup dengan mencari ikan hingga menjelajah daerah-daerah baru.
Potensi kekayaan perairan Berau berikut keramahan aparat keamanan di Indonesia menyebar di kalangan manusia perahu dari mulut ke mulut. Asalnya, dari rekan mereka yang sudah lebih dulu beroperasi di perairan Berau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/evakuasi-manusia-perahu_20170124_163718.jpg)