Rabu, 29 April 2026

Pembunuhan

Dikabarkan Menghilang Ternyata Istri Muda Juragan Angkot Ditemukan Tewas di Buluminung

Kapolres Penajam Paser Utara (PPU) AKBP Teddy Ristyawan mengakui, jika mayat perempuan yang ditemukan tersebut bernama Sri Handayani.

Tayang:
Penulis: tribunkaltim |
ISTIMEWA
Sosok mayat perempuan ditemukan di kawasan Buluminung, Penajam Paser Utara, Kamis (23/2/2017) sekitar pukul 10.00 Wita. Sosok tersebut diduga istri muda Mulyadi, juragan angkot yang dikabarkan menghilang. 

Kedatangan Kapolres Balikpapan untuk mengklarifikasi temuan mayat yang disampaikan Kapolres PPU. Mengenai mayat tersebut merupakan Lasiem dari Balikpapan, Jeffry mengatakan kemungkinan-kemungkinan itu masih ada, apalagi sampai sekarang yang bersangkutan belum ditemukan.

Identitas Lasiem sejauh ini memang masih menjadi pertanyaan. Warga selama ini mengenal sosok istri muda Mulyadi bernama Lasiem.

Namun sesuai data identitas di KTP, KK, dan SIM yang bersangkutan bernama Sri Handayani.

Saat ditanya tentang kabar bahwa Lasiem sudah membeli tiket tujuan Jawa berangkat Senin mendatang, ia belum bisa memastikan karena masih dikonfirmasi kebenarannya. “Kami belum konfirmasi ya terkait tiket itu,” katanya.

Dikira Orangutan
Menurut saksi mata, Ishak (54), penemuan mayat ini berawal saat dirinya menebang pisang di kebun miliknya.

Namun sebelum tiba di kebun tiba-tiba melihat benda mencurigakan. Awalnya ia mengira sosok yang dilihat mayat orangutan.

"Tapi setelah saya dekati dan melihat tas di dekatnya, saya langsung yakin itu mayat manusia. Saya katakan Ya Allah itu mayat. Setelah itu saya lari pulang panggil anakku dan menyuruh melaporkan kepada polisi," kata Ishak ditemui di ruang mayat RSUD PPU.

Meskipun jarak lokasi kejadian dengan rumahnya hanya 50 meter namun dia tidak pernah mendengar ada teriakan maupun suara kendaraan.

Namun, ia melihat di TKP ada bekas ban mobil, apalagi jarak jalan raya dengan penemuan mayat hanya sekitar 50 meter.

Ishak mengaku, selama ini memang bekerja malam hari dan baru, Kamis (23/2/2017) pagi ingin menebang  pisang di kebunnya.

"Mulut korban dilakban kemudian kaki dan tangan serta paha diikat. Ada juga tas (koper) dekat mayat korban," tuturnya.

Diterbangkan ke Jawa

Jenazah Mulyadi (64) beserta anaknya Putra Susila (5) selesai diautopsi Kamis (23/2) pukul 11.30 wita. Kedua peti jenazah sudah siap diterbangkan ke Surabaya, lanjut dibawa ke rumah duka, Blitar.

Hingga pukul 15.27 Wita, kedua peti jenazah masih berada di ruang Mortuari RSUD Kanujoso Djatiwibowo, menunggu kedatangan keluarga penjemput. 

"Saat ini masih menunggu instruksi lanjutan dari Kapolres Balikpapan, karena istri almarhum Mulyadi, Sri Handayani sedang dimintai keterangan," ujar Agustinus Bayuadji R, Wakil Ketua Yayasan Kasimo Memorial Balikpapan, yang mengurus pengiriman kedua jenazah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved