Kamis, 7 Mei 2026

Kunjungan Raja Arab Saudi

Raja Salman Kenakan Jubah Berbeda Warna, Berikut Penjelasannya

Berdasarkan Agama dan adat istiadat di Arab Saudi memiliki pakaian tradisional unik yang telah ada sejak zaman dahulu.

Tayang:
Facebook Joko Widodo
Jokowi dan Raja Salman 

Ketika mengenakan bisht, sisi kanan bisht yang dimasukkan di bawah lengan kiri.

Tidak lupa terdapat pula sorban atau penutup kepala yang wajib juga dikenakan.

Penutup kepala bagi kaum pria ini terdiri dari tiga bagian yakni tagia atau kufiyyah, ghutra atau kain sorban dan igal atau tali pengikat sorban.

- Taqiah atau Kufiyyah
Tagia merupakan kufiyyah atau songkok tipis berwarna putih yang lebih dahulu dikenakan.

Fungsi kufiyyah ini yaitu mencegah ghutra agar tak bergerak atau tergelincir ketika dikenakan.

Terdapat beragam jenis kufiyyah mulai dari motif berlubang hingga ada yang hasil sulaman.

Berbeda dengan beberapa negara di Timur Tengah seperti Mesir dan Sudan.

Kaum pria di daerah ini hanya mengenakan kufiyyah tanpa mengenakan sorban.

- Ghutra
Setelah memakai kufiyyah selanjutnya dipasangkan ghutra, sebuah kain segiempat warna putih yang dilipat menjadi bentuk segitiga.

Kebanyakan ghutra terbuat dari bahan katun.

- Shumagh
Shumagh sama seperti ghutra. Bedanya yakni shumagh memiliki corak kotak-kotak berwarna merah dan putih.

- Igal
Agar tetap melekat di kepala, kain itu dipasangi igal atau tali berwarna hitam.
Igal umumnya terbuat dari tenunan bulu kambing atau domba.

- Na'al atau Madas
Madas merupakan sandal tradisional yang dikenakan oleh kaum pria.  Sandal ini terbuat daei bahan kulit yang memiliki beragam pola.

Pakaian tersebut bisa Anda lihat persis seperti yang dikenakan Raja Salman beserta rombongannya dari Arab Saudi yang saat ini berada di Indonesia. (saudiembassy.or.jp/wikipedia.org/Ayuk Fitri Astuti)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved