Ternyata, Nama Asli Pempek Ada di Belinyu Bangka, Baca Dulu Kisahnya Berikut
Lantas dari mana nama pempek berasal, jika nama aslinya adalah kelesan? Ternyata, nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan.
Lantas dari mana nama pempek berasal, jika nama aslinya adalah kelesan? Ternyata, nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan.
"Empek adalah sebutan bagi orang China yang menjajakan kelesan. Para pembeli yang biasa membeli kelesan, dan rata-rata anak muda.
Sering memanggil penjual kelesan dengan kalimat, 'Pek, empek, mampir sini!'," cerita Andi.
Akhirnya panggilan pempek lebih populer dari kelesan dan nama pempek bertahan sampai saat ini.
Sejarah pempek ini, menurut Andi, tercatat di buku berjudul "Sejarah dan Kebudayaan Palembang: Rumah Adat Limas Palembang" yang ditulis oleh M Akib, RHM.
Uniknya sebutan Kelesan untuk Pempek saat ini justru masih digunakan masyarakat Belinyu Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Bahkan di Palembang sendiri mungkin sudah jarang masyarakat setempat menyebut Pempek dengan nama Kelesan.
"Masyarakat Belinyu memang menyebut Pempek dengan nama Kelesan. Disini dikenal Kelesan Rebus dengan Kelesan Goreng.
Baca: Kisah Nurhayati, Perantau Penjual Pempek yang Terjebak Masuk Gafatar
Baca: Duh Enaknya, Gubernur di Seluruh Indonesia Dikirimi Paket Pempek
Saya sendiri nggak tahu bagaimana ceritanya di Belinyu menggunakan kata Kelesan ini," ungkap Edo warga Belinyu.
Sama seperti di Palembang, di Pulau Bangka ada beraneka jenis Pempek dan yang paling unik adalah Pempek udang Belonyang berwarna merah karena berbahan dasar udang.
Perbedaan mencolok dengan Pempek Palembang dengan di Pulau Bangka adalah pada penggunaan bahan baku ikannya dan cuka Pempek.
Jika Pempek Palembang dominan menggunakan bahan ikan Sungai atau di Bangka disebut dengan ikan Darat, masyarakat Pulau Bangka umumnya membuat Pempek menggunakan ikan laut seperti ikan Tenggiri dan ikan laut lainnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aneka-makanan-olahan-pempek_20170405_184813.jpg)