Ternyata, Nama Asli Pempek Ada di Belinyu Bangka, Baca Dulu Kisahnya Berikut
Lantas dari mana nama pempek berasal, jika nama aslinya adalah kelesan? Ternyata, nama pempek berasal dari sebutan pembeli kepada penjual kelesan.
TRIBUNKALTIM.CO - Siapa yang tak kenal dengan penganan olahan ikan yang satu ini.
Penganan yang biasanya dibuat dari ikan Belida atau ikan Tenggiri ini menjadi makanan yang sehari-hari yang populer di wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Masyarakat Indonesia mengenal penganan ini sebagai hidangan khas yang paling terkenal dari Palembang Provinsi Sumatera Selatan.
Namun di provinsi tetangganya seperti Bengkulu, Jambi, Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung, penganan berbahan dasar sagu dan ikan ini juga menjadi makanan khas yang mudah ditemui.
Asal usul pempek sendiri ternyata menarik untuk disimak.
Baca: Istri PM Malaysia Makan Pempek dan Mie Ayam di Rumah Megawati
Baca: Gurihnya Pempek Lenggang Berpadu Cuko Khas Palembang
Dikutip dari kompas travel, Pempek nama aslinya adalah Kelesan.
"Di masa Kesultanan Palembang, pempek disebut kelesan. Kelesan adalah panganan adat di dalam Rumah Limas yang mengandung sifat dan kegunaan tertentu.
Dinamakan kelesan juga karena makanan ini dikeles atau tahan disimpan lama," kata pemerhati sejarah Palembang, KMS H Andi Syarifuddin saat dihubungi KompasTravel, Senin (3/4/2017).
Menurut Andi, pempek akhirnya dijual komersial saat zaman kolonial. Uniknya, pempek mulanya dibuat oleh orang asli Palembang.
Setelah dibuat pempek dioper ke orang China untuk dijual. Orang China di Palembang saat itu terkenal sebagai ahli dagang.
Baca: Duh Enaknya, Gubernur di Seluruh Indonesia Dikirimi Paket Pempek
Baca: Kapolres Balikpapan Datangkan Pempek dari Lampung
Tercatat pada tahun 1916, pempek mulai dijajakan dengan penjual yang berjalan kaki dari kampung ke kampung, khususnya di kawasan keraton (Masjid Agung dan Masjid Lama Palembang).