Kamis, 23 April 2026

Darurat Narkoba

Brimob Tangkap Oknum PNS dan Kekasihnya yang Jadi Pengedar Sabu di Bandara Juwata

Begitu tiba di TKP kita sempat melakukan pengamatan wilayah, tidak lama kemudian kami melihat IS dengan gerak-gerik mencurigakan.

HO - Brimob Polda Kaltim
IS seorang PNS bersama kekasihnya CA diamankan anggota Brimob akibat menyimpan 2 gram sabu, diduga mereka sebagai pengedar sabu di Tarakan. 

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN –Brimob Detasemen C Pelopor berhasil meringkus seorang pengedar narkoba di Bandara Juwata Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (2/5/2017).

Tersangka berinisial IS (29) diduga merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil kota Tarakan.

"Begitu tiba di TKP kita sempat melakukan pengamatan wilayah, tidak lama kemudian kami melihat IS dengan gerak-gerik mencurigakan.

Kami langsung geledah, hasilnya didapati satu bungkus plastik pembungkus sabu yang disimpan di kantong celana,” ujar Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Heri Heriyadi melalui Kaden C Pelopor Tarakan, AKBP Henzly Moningkey.

Baca: Sabu Asal Malaysia Dimusnahkan oleh Kurir yang Warga Binaan Lapas Tarakan

Baca: Usulan Wajib Tes Narkoba saat Daftar Sekolah, Kapolres Sebut Terlalu Kecil, Ini Alasannya

Kendati tak menemukan narkoba yang dicari, petugas pun tak menyerah pasalnya indikasi IS merupakan pengedar cukup kuat.

Jajaran intel Brimob kemudian menyatroni kediaman IS. Belakangan, tersangka berinisial IS (29) tak sendirian. Polisi kembali mengamankan rekan wanitanya berinisial CA yang berada di rumah IS.

“Setelah berhasil mengamankan teman wanitanya, kami langsung melakukan penggeledahan di dalam rumah.

Pada saat dilakukan penggeledahan, kita mendapatkan satu bungkus sabu dengan berat sekitar 2 gram yang disembunyikan di dalam lemari pakaian,” bebernya.

Baca: Duh, Wanita Berumur Ini Jual Kosmetik Nyambi Edarkan Narkoba

Baca: Bersama dengan Barang Bukti Lain, Narkoba dari Personel Gadungan Mabes Polri Ini Ikut Dimusnahkan

Setelah mendapatkan barang bukti tersebut keduanya langsung diamankan ke Mako Brimob untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

Heri menyatakan berkomitmen membrantas narkoba, terutama di wilayah Kaltara yang merupakan daerah perbatasan antar Negara.

Yang mana di perbatasan Indonesia-Malaysia sangat riskan dijadikan daerah transit para bandar narkoba mengedarkan barang haram tersebut.

"Dalam pekan ini 3 kasus narkoba diungkap jajaran resmob di Tarakan. Ada DPO yang kami tangkap, hingga para pemakai yang kedapatan tengah berpesta," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved