Kamis, 16 April 2026

Wanita Korowai Puji Buah Dada Orang Jepang, Katanya Bagus Cantik dan Putih

Sang reporter wanita malu dan tertawa terbahak pula menghadapi kerumunan wanita Suku Korowai tersebut yang sangat ingin tahu mengenai buah dadanya.

Editor: Amalia Husnul A
NTV
Wanita suku bangsa Korowai Papua dengan mengintip dan meremas buah dada Reporter Wanita Jepang. 

Tentu saja di sana tak ada listrik, tak ada gas, dan air berasal dari sungai yang ada di sana, dipakai untuk minum, untuk masak dan untuk mandi.

Sedangkan makanan dari binatang yang ada di hutan, baik babi hutan, kelelawar, tikus hutan, ikan dan sebagainya.

Pakaian mereka serta kain gendongan buat anak dan bayu dibuat sendiri dari pepohonan yang ada di sana, dijadikan benang dan dirajut sendiri.

Pewarnaan benang rajut pun dari pohon-pohon tumbuhan yang ada di sana.

Menarik pula ada gendongan bukan untuk anak, tetapi seorang Korowai menggendong anjing di belakangnya pakai kain rajutan tersebut.

Sagu menjadi makanan pokok mereka. Sekali tebang bisa membuat sagu yang dikeringkan lalu sebelum dimakan dibakar, bisa disimpan untuk satu bulan.

Menarik juga seorang anggota Korowai bernama Marko dengan inisiatifnya melakukan penghijauan pohon sagu.

"Kalau sudah tebang pohon sagu harus menghijaukan tanam anaknya juga supaya tidak habis pohon sagu nanti bagi generasi mendatang," paparnya kepada reporter wanita tersebut.  (Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved