Kemelut di Marawi
Tercatat 103 Orang Tewas, Bendera ISIS Dikibarkan di Penjuru Filipina
Kematian yang sudah beredar di penjuru kota itu juga ditandai beredarnya bendera hitam ISIS yang sudah dikibarkan di penjuru Marawi.
TRIBUNKALTIM.CO, FILIPINA - Sebanyak 103 orang dikabarkan tewas akibat aksi penyerbuan ISIS di Filipina, yang tingkat keparahannya ditandai pengibaran bendera ISIS di Marawi, Filipina.
Meningkatnya korban jiwa di Marawi semakin mengkhawatirkan, seraya militan ISIS mencoba untuk menguasai kota di Pulau Mindanao itu.
Sebelumnya, Minggu (28/5/2017), diketahui 19 orang warga sipil tewas dalam konflik senjata antara militan ISIS dan pasukan keamanan pemerintah.
Di antara yang meninggal termasuk tiga perempuan dan seorang anak.
Polisi juga dikatakan sempat menemukan delapan buruh di pinggiran kota tersebut, yang beberapa di antaranya telah ditembak pada bagian kepala.
Baca: Umat Muslim Marawi Lindungi 39 Warga Kristen yang Tentara Filipina
Baca: Indahnya, Begini Kemeriahan Anak-anak Filipina Rayakan Bulan Suci Ramadhan
Terdapat tulisan "munafik" pada satu dari jenazah para buruh yang ditemukan itu dan polisi mengatakan para buruh itu dibunuh lantaran tak bisa mengutip ayat kitab suci.
Kematian yang sudah beredar di penjuru kota itu juga ditandai beredarnya bendera hitam ISIS yang sudah dikibarkan di penjuru Marawi.
"Dikibarkan di setiap sudut kota," kata seorang warga setempat, Chico Usman.
Kota Marawi menjadi sasaran sejumlah pria bersenjata dari kelompok pemberontak bernama Maute.
Maute diketahui sebagai kelompok yang didukung oleh ISIS, yang dianggap radikal karena didirikan oleh tokoh-tokoh Front Pembebasan Rakyat Moro (MILF).
Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana mengatakan konflik mematikan terjadi setelah otoritas setempat menggerebek sebuah rumah tempat seorang pemimpin kelompok Abu Sayyaf sekaligus pemimpin ISIS di Filipina bersembunyi.
Baca: Nama-nama WNI yang Ikut Bertempur di Filipina, Beredar di Whatsapp, Fakta atau Hoax
Baca: Terjadi Baku Tembak, Presiden Filipina Tetapkan Darurat Militer di Pulau Mindanao dan Sekitarnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/militer-filipina-dikerahkan-untuk-menggempur-isis-di-marawi-filipina_20170529_193512.jpg)